Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Huawei P8 Max, Smartphone Android Super Jumbo

Written By empatlima on Kamis, 16 April 2015 | 00.11

London - Memberi kejutan di akhir acaranya yang berlangsung di London, Huawei mengumumkan kehadiran phablet anyar yang bernama P8 Max, mendampingi P8. Memiliki tagline "Much bigger than bigger", Huawei P8 Max memang benar-benar jumbo.

Phablet anyar Huawei ini bisa dikatakan sebagai versi besar dari P8. Secara spesifikasi dan fitur nyaris sama, hanya berbeda dari ukuran layar, di mana bentang layar Huawei P8 Max sebesar 6,8 inci. Hampir seukuran tablet, tapi diklaim cukup nyaman di kantong.

Vendor asal China ini mengklaim P8 Max menjadi smartphone berlayar jumbo yang memiliki bodi tertipis di dunia. Ketebalannya hanya 6,8mm. Sementara pesaing seperti iPhone 6 Plus memiliki ketebalan 7,1 mm dan Galaxy Note 4 8,5 mm.

Meski berbodi tipis dan berbahan metal, Huawei menjamin phabletnya tidak panas. Sebab, Huawei menerapkan 7 lapis struktur konduksi panas di P8 Max. Sehingga pengguna diklaim tidak akan merasakan panas di bodi luar P7 Max.

Keungulan lain yang ditawarkan P8 Max adalah daya tahan baterai. Dengan kapasitas baterai 4360mAh, saat penggunaan normal, phablet ini diklaim dapat bertahan hingga 2,23 hari. Sementara bila digunakan untuk tugas yang lebih berat, P8 Max mampu hidup 1,4 hari.

Untuk memudahkan pengoperasian, Huawei membuat user interface (UI) yang telah dikustomisasi sehingga maksimal digunakan. Pengguna bisa menggunakan mode landscape atau panel. Dapat pula membagi layar untuk menjalankan dua aplikasi sekaligus.

P8 Max mulai tersedia bulan Mei mendatang di 30 negara dan dibanderol seharga USD 582 (16GB) dan USD 688 (32GB). Sayang Indonesia tidak termasuk dalam negara pertama yang disambangi phablet ini.

(rou/fyk)

00.11 | 0 komentar | Read More

Ini Kata Samsung Soal Video Galaxy S6 Edge Bengkok

Written By empatlima on Kamis, 09 April 2015 | 00.11

Jakarta - Beberapa hari lalu Squaretrade merilis video pengujian ketahanan Samsung Galaxy S6 Edge. Dalam video tersebut, Galaxy S6 Edge membengkok saat diberi beban 50 kg dan patah saat ditekan hingga 81 kg.

Menanggapi video tersebut, Flegon Koen, Product Marketing Manager Samsung Mobile mengatakan pada dasarnya semua ponsel jika diberi tumpuan di atas batas normal pasti akan membengkok.

"Tapi sejauh ini belum ada konsumen mengeluhkan produk Samsung bengkok. Bila ada kejadian bengkok atau lainnya, bisa langsung dilaporkan ke service center," ujar Flegon saat ditemui di Media Workshop Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge di Gandaria City.

Samsung sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi di blognya menanggapi video dari Squaretrade. Mereka menyatakan bahwa tes yang dilakukan oleh SquareTrade itu hampir tak mungkin terjadi di penggunaan sehari-hari. Gaya normal yang dihasilkan ketika seseorang menekan saku belakang adalah sekitar 30 kg

Vendor asal Korea Selatan ini juga menyebut bahwa hasil tes akan berbeda jika tekanan diberikan pada bagian belakang ponsel, bukan di bagian depan seperti yang dilakukan oleh SquareTrade. Sebagai perbandingan, Samsung juga merilis sebuah video yang menunjukkan bahwa S6 Edge mampu menahan tekanan seberat 80 pon.

"Semua perangkat kami sudah melalui tes validasi berkualitas tinggi sebelum dikirim ke konsumen," tulis Samsung dalam keterangannya, seperti dikutip detikINET dari NBC News.

Samsung sangat yakin bahwa ponsel jagoannya itu tak bisa dilengkungkan dalam penggunaan biasa dalam keseharian.

(ash/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Setelah Jual 3.500 Menara, Kapan XL Lepas 6.000 Sisanya?

Written By empatlima on Kamis, 02 April 2015 | 00.11

Jakarta - Operator seluler XL ‎telah melepas 3.500 menaranya ke Solusi Tunas Pratama dan mendapatkan dana segar Rp 5,6 triliun‎. Meski demikian anak usaha Axiata itu masih memiliki ‎6.000 menara yang tersisa. Masih akan dilego lagi?

Dari 6.000 menara tersebut, 4.500 di antaranya berasal dari eksisting. Sementara 1.500 sisanya datang dari Axis‎ Telekomunikasi Indonesia yang diakuisisi USD 856 juta.

Keputusan untuk melepas 3.500 menara itu sebelumnya juga untuk menjaga kas perusahaan yang neg‎atif pasca merger akuisisi. Duitnya pun kemudian dialokasikan untuk menambah belanja modal 2015 yang membutuhkan Rp 7 triliun.

"Kekurangannya akan kami ambil‎ dari kas internal," kata Dian Siswarini setelah diangkat menjadi President Director & CEO XL Axiata yang baru menggantikan Hasnul Suhaimi dalam RUPST di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Sejak mengakuisisi Axis, pembukuan XL diakui masih minus karena belum bisa memanfaatkan spektrum 1.800 MHz untuk menggelar 4G LTE. Namun untuk menekan kerugian, diakali dengan cara mempercepat integrasi XL-Axis.

"Dari yang tadinya dijadwalkan selesai di kuartal pertama 2015 kita kebut integrasinya dan selesai di kuartal keempat 2014. Dari situ kita bisa menghemat Rp 2 triliun," jelas Dian.

Dengan kondisi keuangan yang masih belum positif, XL sendiri tak menutup kemungkinan untuk melepas sisa menaranya. Kemungkinan itu sendiri masih terus dibahas di internal.

"Tapi karena sekarang kami fokus ke layanan data, kami bisa saja membangun menara baru yang bisa mendukung BTS 4G," pungkas Dian.

(rou/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Ini HenGenTou, Teknik yang Mengubah Gambar dan Lukisan Jadi 'Hidup'

Written By empatlima on Kamis, 26 Maret 2015 | 00.11


Indonesia Darurat 4G?


Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
00.11 | 0 komentar | Read More

Setelah Triple Play, Telkom Siap Loncat ke Octuple Play

Written By empatlima on Kamis, 19 Maret 2015 | 00.11

Jakarta - Telkom tak main-main dalam upayanya jadi raja broadband di Tanah Air. BUMN telekomunikasi itu tak mau berpuas diri hanya menyediakan tiga paket layanan alias triple play, tapi nantinya delapan paket sekaligus alias Octuple Play.

"Kalau Anda tanya Telkom, kami dengan Indihome tidak lagi triple play atau quadruple play, tetapi bisa disebut sebagai octuple play, delapan layanan dalam satu paket," ungkap VP Consumer Marketing & Sales Telkom Jemy Confido di Jakarta, Senin (18/3/2015).

Menurutnya, IndiHome memang dihadirkan untuk mendukung sepenuhnya perkembangan gaya hidup dan kebutuhan pelanggan, dimana desain layanan triple play ditambah berbagai layanan seperti Wifi, selular, digital music, global call dan home automation.

“Tetapi paket layanan tersebut tetap dapat dinikmati dengan harga yang kompetitif,” katanya seraya mengucap, era layanan broadband membuka berbagai kemungkinan baru bagi service provider dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

Jemy menjelaskan, analogi yang sering digunakan untuk membandingkan broadband dan narrowband adalah jalan. Bila narrowband adalah jalan biasa, maka broadband adalah jalan tol. Jika jalan semakin lebar, maka lebih banyak mobil dengan kecepatan tinggi yang bisa lewat. Berkat broadband, lebih banyak layanan yang bisa dinikmati oleh pelanggan.

Di segmen fixed broadband yang mengandalkan akses dengan serat optik, awalnya dikenalkan layanan triple play atau tiga layanan dalam satu paket, yaitu telepon rumah, akses internet kecepatan tinggi dan televisi, khususnya IPTV alias Internet Protocol Television.

Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan pengembangan layanan baru untuk mengantisipasi perubahan gaya hidup yang juga terus berkembang dan menyebabkan tumbuhnya kebutuhan dan keinginan baru dari pelanggan.Next



(rou/rns)
00.11 | 0 komentar | Read More

Ini Posisi Paling Rentan PHK di Bakrie Telecom

Written By empatlima on Kamis, 12 Maret 2015 | 00.11

Jakarta - Selain karena terlilit hutang, Bakrie Telecom (BTel) juga terpaksa merampingkan jumlah karyawannya sejak memutuskan bergabung dengan Smartfren Telecom. Kira-kira, posisi apa yang paling rentan jadi korban?

Menurut pengamatan Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) M Ridwan Effendi, pemutusan hubungan kerja alias PHK ini ditempuh BTel karena operator seluler dengan brand Esia ini tak lagi memiliki jaringan.

"Akibat dari Bakrie tidak punya jaringan lagi. Jaringan jadi milk Smartfren. (Artinya) tak perlu lagi network engineer. Paling besar kemungkinannya itu. Mudah-mudahan terserap oleh Smartfren," ujarnya kepada detikINET, Rabu (11/3/2015).

Seperti diketahui, Presiden Direktur Btel Jastiro Abi telah memutuskan untuk mengambil tindakan untuk merumahkan sekitar 400 karyawannya mulai semester kedua 2015 mendatang demi kelangsungan hidup perusahaan.

Ia mengaku optimistis perusahaan bisa kembali meraup untung setelah efisiensi dilaksanakan. Kinerja positif perusahaan telekomunikasi Grup Bakrie itu bisa terjadi dalam satu atau dua tahun ke depan.

Rentang waktu yang dimaksud oleh Abi, tak bisa dipungkiri terkait dengan rencana penggabungan usaha dengan Smartfren Telecom. Kedua perusahaan itu nantinya akan menggunakan infrastruktur bersama untuk mengoperasikan layanan 4G LTE FDD di 800 MHz paling lambat akhir 2016 nanti.

BTel dan Smartfren sebelumnya pada 30 Oktober 2014 lalu juga telah menandatangani Perjanjian Kolaborasi dan Perjanjian Sewa Menyewa Jaringan. BTel akan mendapatkan saham Smartfren, sementara Smartren akan mendapatkan aset jaringan Btel.

Dengan perjanjian itu, seluruh jaringan Btel akan digabungkan dengan jaringan milik Smartfren. Kemudian, Btel akan menyewa kembali jaringan dari Smartfren untuk melayani pelanggan Esia dengan lisensi hanya sebagai penyelenggara jasa.

(rou/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Gadis Cantik Bertebaran di Mega Bazaar 2015

Written By empatlima on Kamis, 05 Maret 2015 | 00.11








Fotografer - Muhammad Alif Goenawan



Rabu, 04/03/2015 19:25 WIB







Tak hanya bertaburan gadget-gadget menarik nan murah, pameran gadget tahunan terbesar di Indonesia, Mega Bazaar dan Fokus 2015 juga dipenuhi dengan gadis-gadis cantik menjajakan produknya.









Sponsored Link









Sponsored Link








00.11 | 0 komentar | Read More

'Ngiklan di Facebook Makin Mahal, Brand Ingin Jadi Publisher'

Written By empatlima on Kamis, 26 Februari 2015 | 00.11

Jakarta - Iklan mobile dan kampanye marketing melalui media sosial kini jadi pilihan sebagian besar brand. Namun mereka tidak mau terus menerus bergantung mengiklan pada media sosial seperti Facebook dan Twitter.

"Trennya sekarang adalah, brand sedang ingin punya media sendiri. Karena setiap tahun brand ini melihat pengeluaran advertising mereka untuk mobile di Facebook Twitter makin naik terus," kata CEO aplikasi pembaca konten Kurio, David Wayne Ika saat mengobrol dengan sejumlah media di Pacific Place, Rabu (25/2/2015).

Dikatakannya, karena tujuan para brand mengalokasikan budget khusus untuk kampanye marketing di media sosial,pada intinya adalah meningkatkan eksistensi dan kesadaran konsumen akan brand mereka.

"Supaya orang ngeh iklannya, dia ngeklik dan trafiknya masuk ke dia. Daripada mereka terus spending budget mereka di iklan, mereka lebih banyak sisihkan budget mereka untuk build their own asset," ujarnya.

David memberikan contoh sukses brand produk kecantikan asal Amerika Serikat Loreal. Brand tersebut membuat website kecantikan yang menarik, dan para pengaksesnya tidak merasa dijejali iklan atau kampanye marketing.

"Jadi kalau orang masuk ke situsnya itu, they just look like misalnya Cosmopolitan. Gak berasa kalau itu punya sebuah brand karena isinya soal lifestyle, kecantikan. Jadi itu trennya sekarang, istilahnya nyicil untuk aset media. Karena gak selamanya mereka akan ketergantungan sama Facebook dan Twitter," jelasnya.

Kurio sendiri, meski memperkenalkan diri sebagai news app, namun ke depannya akan memperluas kontennya agar lebih variatif, termasuk menggandeng konten dari brand.

"Kami memang lebih mudah memperkenalkan diri sebagai news app awalnya. Tapi nantinya konten kami akan lebih banyak. Kurio ingin jadi platform distribusi untuk konten publisher, brand, blogger, komunitas dan banyak lagi," katanya.

Mengingat Kurio nantinya juga akan memfasilitasi konten dari brand, bukan tidak mungkin aplikasi yang baru dirilis Januari tahun lalu ini juga bakal bersaing dengan iklan di Facebook dan Twitter.

"Karena spacenya mobile, ya. Pelan-pelan bakal kesitu. Spending dari brand itu sekarang untuk advertising ke mobile. Revenue Facebook, Twitter, Google itu kan banyak di-drive dari iklan mobile," simpulnya (rns/fyk)

00.11 | 0 komentar | Read More

Ini Alasan Indosat Pilih Jatiluhur Jadi Disaster Recovery Center

Written By empatlima on Kamis, 19 Februari 2015 | 00.11

Jakarta - Wilayah Jatiluhur, Purwakarta kembali dipilih Indosat untuk menempatkan fasilitas Disaster Recovery Center (DRC) terbarunya. Selain lokasi yang berada di ketinggian, sejumlah pertimbangan pun jadi alasan Indosat memilih Jatiluhur.

Karena letaknya yang tinggi, Indosat mengatakan DRC Jatiluhur dipastikan bebas banjir dan ancaman tsunami. Selain itu wilayah Jatiluhur juga termasuk yang jarang mengalami gempa. Pun demikian, Indosat mengklaim fasilitas DRC yang ada di Jatiluhur tetap mampu menahan gempa hingga 7 skala richter.

kelebihan lain DRC Jatiluhur adalah lokasinya yang tak terlalu jauh dari pusat bisnis. Menurut Indosat, jarak DRC Jatiluhur ke bandara sipil terdekat jaraknya hanya 45 km, sedangkan ke pusat bisnis jaraknya sekitar 46 km yang bisa dicapai kurang-lebih sekitar 2 jam. Ditambah lagi DRC Indosat juga punya landasan helikopter untuk menangani urusan yang sangat mendesak.

Lebih lanjut, infrastruktur telekomunikasi di DRC jatiluhur juga terbilang lengkap. Selain mengandalkan jalur fiber optik, lokasi ini juga terhubung langsung ke satelit. Hal itu dikarenakan DRC Jatiluhur juga merupakan stasiun bumi yang fungsinya mengontrol satelit palapa yang mengorbit di atas Asia Tenggara.

“Lokasi ini sebelumnya hanya difungsikan sebagai stasiun bumi Indosat yang terhubung ke satelit Palapa. Namun semenjak juga dimanfaatkan pusat data center, DRC Jatiluhur jadi semakin reliable karena juga bisa melalui satelit untuk sambungan datanya, selain lewat fiber optik” ujar Ginandjar, Direktur DataComm dan IT Lintasarta, di DRC jatiluhur, Kamis (18/9/2015).

Mengandalkan hal tersebut, Indosat mengatakan tak ingin sekadar dikenal sebagai perusahaan telekomunikasi. Ke depannya anak usaha Ooredeo tersebut juga ingin menawarkan layanan aplikasi bagi perusahaan, jadi tak sebatas data center.

Bahkan Indosat menargetkan dalam tiga sampai lima tahun ke depan, mereka ingin menjadi penyedia layanan ICT paling signifikan di Indonesia.

Adapun salah satu langkah yang telah dilakukannya adalah dengan merilis DRC ketiganya yang telah menyandang katagori Tier 3. Bahkan Indosat mengklaim DRC miliknya sebagai yang terbaik di Indonesia, terutama karena DRC barunya itu telah mengimplementasilan 2N Power Configuration. Yang mana disebutkan DRC Indosat ini telah mengandalkan dua suplai listrik dari PLN dan juga Perum Jasa Tirta 2.

Berkat hal itu Indosat pun mengklaim DRC-nya ini menjamin suplai daya hingga 99,9% atau fault tolerance.

(yud/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

'Buat Apa Android One Kalau Ponsel 4G Juga Rp 1 Jutaan?'

Written By empatlima on Kamis, 12 Februari 2015 | 00.11

Jakarta - Sejumlah vendor tengah panen pelanggan dengan menjual ponsel murah Android One. Namun hal ini nyatanya tak membuat Polytron tertarik membuatnya.

"Kami belum melihat adanya semacam deferensiasi yang nyata antara Android One dengan Android biasa. Karena keduanya memang sama-sama dari Google. Jadi menurut kami itu tidak mendatangkan keuntungan banyak bagi kami," ujar Usun Pringgodigdo, General Manager Mobile Phone Division Polytron, kepada detikINET di X2 Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

"Produk kami sendiri yang notabene sudah 4G harganya pun malah lebih murah ketimbang ponsel-ponsel Android One itu. Jadi lebih punya nilai lebih," tambah Usun.

Ya, Polytron memang baru saja merilis ponsel 4G pertamanya, Zap 5 yang hanya dibanderol dengan harga Rp 1.099.000.

Walau murah, namun Polytron membekali perangkat ini dengan prosesor quad core 1,2 Ghz Snapdragon 410 64 bit, RAM 1 GB, dan memori Internal 8 GB.

Maka dari itu, dengan spesifikasi yang oke dan harga yang lebih murah ketimbang Android One, Polytron merasa belum dianggap perlu untuk turut serta membuat platform versi murah Google tersebut.

Android One sendiri merupakan platform hasil kerjasama antara Google dengan sejumlah vendor yang ditujukkan untuk pasar gadget di negara berkembang.

Dalam perakitannya pun, baik spesifikasi maupun harga dari perangkat Android One harus mengikuti standarisasi dari Google, dimana satu unit Android One dibanderol dengan kisaran harga USD 100.

Indonesia sendiri menjadi negara kelima tempat peluncuran Android One. Adapun tiga vendor yang bekerjasama dengan Google, antara lain Mito, Nexian, dan Evercoss. Masing-masing vendor itu merilis ponsel yang serupa dengan rasa yang berbeda dengan harga kurang dari Rp 1,4 juta.

(ash/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Pertama di Dunia! Nexian Rilis Ponsel Android One Lollipop 5.1

Written By empatlima on Kamis, 05 Februari 2015 | 00.11

Jakarta - Setelah beberapa saat yang lalu dipastikan oleh Google, genderang kehadiran ponsel Android One resmi dimulai oleh Nexian. Produsen ponsel ini baru saja meluncurkan ponsel Android One pertama di Indonesia, sekaligus sebagai ponsel Android pertama di dunia yang pakai Lollipop 5.1.

Nexian mengumumkannya dengan sebutan Journey One. Seperti diberitakan sebelumnya, spesifikasinya pun dipastikan mengandalkan prosesor quad core buatan MediaTek dengan kecepatan 1,3 GHz, RAM 1 GB, dan memori internal berkapasitas 8 GB.

Bentang layar Journey One punya ukuran 4,5 inch dengan resolusi 840x480 pixel. Sedangkan kamera utamanya 5 megapixel, yang dipadu dengan kamera depan 2 megapixel. Menariknya, meski kemampuan kameranya terlihat biasa saja, hasil jepretannya terbilang lumayan.

Daya tarik lain Journey One terletak di sistem operasinya. Ponsel Android One besutan Nexian ini dipastikan telah mengusung versi anyar Android Lollipop 5.1. Secara otomatis, Journey One juga jadi ponsel Android pertama di dunia yang dibenamkan OS terbaru Google itu. Bahkan menyalip Nexus yang merupakan ponsel andalan Google.

Sejumlah improvisasi tentu disodorkan Google pada OS terbarunya itu. Namun yang paling ditonjolkan adalah soal peningkatan performa yang diklaim lebih baik dibanding versi Android Lollipop sebelumnya.

Tak kalah menarik adalah soal harganya, padahal beberapa saat lalu diberitakan ponsel Android One akan dijual pada kisaran harga Rp 1,4 juta. Tapi Nexian sepertinya ingin menggebrak, karena Journey One cuma dihargai senilai Rp 999 ribu!

Tertarik memboyongnya? Journey One sudah mulai dijual pukul 20.00 malam ini (4/2/2015) di dua situs jualan blanja.com dan jakartanotebook.com. Sejumlah keuntungan tambahan juga telah disiapkan Nexian dalam paket penjualannya, antara lain adalah gratis micro SD 8 GB dan berbagai voucher menarik yang akan didapat bersama paket penjualannya.

"(Journey One) ini merupakan bentuk komitmen Nexian yang selalu menghadirkan yang terbaik untuk semua konsumen," ujar Bob S. Labesani, pimpinan bisnis Nexian, di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

(yud/asj)

00.11 | 0 komentar | Read More

Kronologis Pancangan BTS 'Angkuh' Harapan Indah

Written By empatlima on Kamis, 29 Januari 2015 | 00.11

Jakarta -
PT Putra Towerindo Persada (PTP) dianggap nekat membangun Base Transceiver Station (BTS) di RW 16, Perumahan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat. Padahal mereka sudah diperingatkan warga dan dilarang Pemkot Bekasi.

Dikatakan oleh Hendro Tri Rachmadi, warga RW 16, awal pembangunan BTS ini sudah panen penolakan. Mulai dari peringatan Lurah Pejuang hingga Dinas Tata Kota, namun tidak ada yang digubris si pembangun.

Berikut kronologis BTS PT PTP yang berlindung di bawah developer Harapan Indah yang diklaim oleh warga merupakan fasilitas umum dan fasilitas sosial, yang detikINET rangkum, Rabu (28/1/2015).


- Senin, 20 Oktober 2014 : Vendor BTS PT. PTP ditemani pengurus RW mulai melakukan penggalian pondasi tower BTS, tanpa persetujan. Warga mulai melakukan penolakan, mereka tidak peduli.
- Selasa, 21 Oktober 2014: warga kembali menolak. Mereka (PT. PTP) “menantang” untuk membuktikan seberapa banyak warga yang menolak.
- Rabu, 22 Oktober 2014: Seorang anggota kepolisian yang juga warga sekitar memerintahkan mereka menghentikan segera pembuatan BTS liar tersebut.
- Kamis, 23 Oktober 2014 : Aktivitas pembuatan BTS liar berhenti.
- Jum’at, 24 Oktober 2014 : Mereka melanjutkan kembali proses pembangunan BTS liar tersebut.
- Sabtu, 25 Oktober 2014 : Terjadi komunikasi via ponsel antara warga dan Direktur Utama PT. PTP Iman Herdyanto. Warga menyatakan menolak pembangunan BTS liar tersebut. Dia berargumen bahwa itu bukan tanah Pemkot Bekasi, karena walaupun fasum (fasilitas umum), belum diserahterimakan ke pemkot oleh PT. HDP selaku developer.


- Senin, 27 Oktober 2014 : Warga mulai mengumpulkan tanda tangan warga yang menolak, sampai akhirnya terkumpul 40 tanda tangan dari 39 Kepala Keluarga warga yang menolak pembangunan BTS tersebut.
- Sabtu, 1 November 2014: Dibuatlah surat resmi atas nama warga RW 16, RW 18 dan RW 19 Harapan Indah yang menolak pembangunan BTS tersebut. Surat tersebut ditujukan ke Walikota Bekasi dengan tembusan kepada Pengurus RW setempat, Lurah Pejuang, Camat Medan Satria, Gubernur Jawa Barat, Komnas HAM, YLKI hingga KPK.
- Minggu, 9 November 2014 : Warga membuat plang penolakan pembanguan BTS liar tersebut di lokasi.
- Rabu, 12 November 2014 : PT. PTP dilindungi tim Pengamanan Khusus berseragam resmi satpam PT. HDP. Mereka “mengusir” warga yang menolak dan menantang agar pemkot Bekasi diminta ke sini menghentikan mereka. Malamnya, warga mencari dukungan via media sosial. Terkumpul banyak dukungan dan sepertinya sampai ke pihak Walikota Bekasi (melalui Wakilnya).
- Jumat, 14 November 2014 : Wakil Walikota Bekasi mengirimkan Camat Medan Satria dan Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bekasi ke lokasi untuk meninjau langsung. Mereka menegaskan bahwa BTS ini liar dan tak berizin. Tidak boleh diteruskan pembangunannya.
- Jum’at 14 November 2014: 4 perwakilan warga menghadap ke Estate Management PT. HDP, intinya menyampaikan penolakan BTS liar tersebut. Diterima baik PT. HDP dan dijanjikan akan ditinjau keberadaan BTS tersebut. Bahkan beliau menegaskan jika warga tak menghendaki, BTS itu bisa dipindahkan.
- 24 November 2014 : Pemkot Bekasi melayangkan SP1 Kepada PT. PTP dan memerintahkan mereka berhenti membangun BTS liar tersebut.
- 4 Desember 2014 : Pemkot Bekasi mengeluarkan SK moratorium pembangunan BTS di seluruh Bekasi.
- Rabu, 17 Desember 2014 : PT. PTP dengan dilindungi satu pasukan pengamanan khusus PT. HDP dan beberapa oknum TNI, memaksakan mendirikan BTS liar tersebut di tengah warga yang terus menolak. Mereka tidak peduli. Buat mereka, tiang itu harus berdiri hari ini juga, apa pun yang terjadi.
- Kamis, 18 Desember 2014 : Warga menghadap ke pengurus RW 16. Dan mendapatkan jawaban-jawaban yang sangat tak sesuai harapan.
- Rabu, 24 Desember 2014 : Keluar SP2 yang ditandatangani atas sebagai kelanjutan SP1 sebelumnya. SP2 ini durasinya hanya 7 hari kalender.
- Senin, 5 Januari 2015 : Seperti tidak ada apa-apa, PT. PTP kembali melanjutkan penyelesaian BTS tersebut.
- Rabu, 28 Desember 2015: Komisi A DPRD Kota Bekasi meninjau BTS tersebut dan menyatakan untuk segera disegel.


(tyo/ash)
00.11 | 0 komentar | Read More

Snapdragon 810 Diserang Isu Panas, Qualcomm Tetap Pede

Written By empatlima on Kamis, 22 Januari 2015 | 00.11

Singapura - Qualcomm tampaknya tak mau ambil pusing dengan isu panas berlebih alias overheat yang menyerang Snapdragon 810, seri prosesor terbarunya yang didesain smartphone flagship kelas atas di pasaran saat ini.

Para petinggi Qualcomm yang ditemui detikINET dan sejumlah media di Singapura, Rabu (21/1/2015), mengaku tak mau terlalu serius menanggapi rumor yang katanya masih bersifat spekulasi itu.

"Anda boleh saja terus mengejar rumor tentang overheat yang tak ada habisnya, tapi kami tak bisa berkomentar tentang hal itu," tegas Tim McDonough, Vice President Marketing Qualcomm di sela demo produk Snapdragon 810.

Dari kabar yang beredar, prosesor buatan Qualcomm yang sudah mendukung komputasi 64 bit itu masih menyimpan sejumlah masalah. Salah satunya adalah soal suhu berlebih.

Masalah ini konon berujung pada performa yang anjlok, terutama kemampuan di sektor grafis. Karena yang terpengaruh langsung adalah chip grafis yang ada dalam Snapdragon 810.

Panas berlebih ini timbul karena Qualcomm mengganti cluster Cortex-A53 yang berdaya rendah dengan cluster Cortex-A57 yang fokus pada performa. Niatnya tentu agar Snapdragon 810 punya performa yang lebih baik lagi, tapi hal itu malah berakibat pada overheat.

Padahal Qualcomm telah menerapkan metode yang sama di Snapdragon 805 dan berhasil. Lantas mengapa di Snapdragon 810 malah panas? Kabarnya meski pakai metode yang sama Qualcomm disebut mencoba menaikkan kecepatan clock-nya.Next



(rou/ash)
00.11 | 0 komentar | Read More

Samsung Kerahkan 1.000 Insinyur Garap Ponsel Tizen

Written By empatlima on Kamis, 15 Januari 2015 | 00.11

Jakarta - Smartphone Samsung Z1 dengan sistem operasi Tizen ternyata mendapatkan perlakuan istimewa dari sang pembesutnya. Tentu saja karena mereka ingin mendapatkan kesan yang baik untuk peluncuran perdananya.

Samsung Z1 baru saja diluncurkan secara perdana di India. Ini tak lain karena cocok dengan karakteristik ponsel Tizen ini yang memang menyasar segmen menengah ke bawah.

Seperti dikatakan oleh Hyun Chil Hong, President and CEO of Samsung India, negara India merupakan pasar penting bagi perusahaanya. Untuk itulah mengapa Z1 diluncurkan secara global di negara itu.

Tak hanya itu, ternyata Samsung Z1 juga dikembangkan oleh pusat pengembangan vendor asal Korea Selatan itu juga dilakukan di India. Bahkan pengerjaannya juga mendapatkan perlakuan khusus.

"Sekitar 1.000 orang yang bekerja di pusat R&D di India telah bekerja secara eksklusif untuk produk ini," katanya, seperti dikutip detikINET dari Times of India, Rabu (14/1/2015).

Dengan harga jual 5.700 rupee atau setara Rp 1,1 juta, Samsung Z1 ini mempunyai spesifikasi yang cukup. Seperti layar 4 inch dengan resolusi 800x480 pixel.

Sementara isi dalanya terdiri dari prosesor dual core 1,2 Ghz, RAM sebesar 768 MB, ruang penyimpanan 4 GB yang dapat ditambah dengan slot microSD up to 64 GB, kamera belakang 3.1 MP, serta baterai berkapasitas 1.500 mAh.

(tyo/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Walkman Rp 15 Juta Sony

Written By empatlima on Kamis, 08 Januari 2015 | 00.11








Fotografer - Pool



Rabu, 07/01/2015 19:09 WIB







Sony punya optimisme tinggi terhadap perangkat walkman jagoannya, NW-ZX2. Bagaimana tidak? Harganya dipatok Rp 15 juta, jauh lebih mahal dibandingkan harga perangkat sejenis.









Sponsored Link









Sponsored Link








00.11 | 0 komentar | Read More

5 Resolusi Rumah Pintar di 2015

Written By empatlima on Kamis, 01 Januari 2015 | 00.11

Jakarta - Teknologi rumah pintar untuk resolusi tahun baru? Kenapa tidak. Simak saja lima usulan bagaimana memanfaatkan teknologi untuk resolusi tahun baru Anda jelang 2015 ini.

Malam tahun baru kali ini adalah saatnya bagi Anda untuk membuat resolusi untuk 12 bulan yang akan datang, tidak hanya untuk diri Anda sendiri, namun juga bagi rumah Anda.

Seiring masuknya tahun 2015 esok hari, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai memikirkan pencapaian apa yang ingin diwujudkan dari rumah idaman Anda.

Dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (31/12/2014), marketplace real estate Lamudi telah menyusun sebuah daftar yang terdiri dari lima usulan sederhana untuk mengubah rumah Anda di tahun yang baru.

1. Go Green

Tidak seperti anggapan pada umumnya demi menjadikan rumah Anda lebih ramah lingkungan, Anda tidak harus memasang solar panel yang mahal. Membuat beberapa perubahan bisa membuat rumah Anda lebih ramah lingkungan daripada sebelumnya.

Dengan mencabut colokan peralatan elektronik atau mematikan lampu pada saat tidak dipakai, sudah bisa menghemat tenaga dan uang. Jika Anda ingin perubahan yang lebih berarti, gantilah lampu rumah dengan lampu hemat energi dan kurangi pemakaian berulang pada mesin cuci dan pencuci piring dengan menunggunya hingga penuh.Next



(rou/ash)
00.11 | 0 komentar | Read More

Penerus Xiaomi Mi4 Didandani Layar Safir?

Written By empatlima on Kamis, 25 Desember 2014 | 00.11

Jakarta - Bila sebelumnya iPhone 6 yang disebut-sebut bakal didandani layar Safir, kini giliran penerus Mi4 yang dibilang bakal dilapisi salah satu material terkuat di bumi tersebut.

Informasi ini memang belum bisa dipastikan sepenuhnya, namun gosip yang beredar mengatakan bahwa Xiaomi telah sejak lama merencanakan hal ini. Pun bila benar, Xiaomi juga harus menggenjot produksi layar safir karena kapasitas produksinya terbatas.

Karena hal itu juga kemungkinan penerus Mi4 yang disinyalir punya nama Mi5 akan memiliki harga yang lumayan mahal. Apalagi seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Rabu (24/1/2014), disebutkan Xiaomi hanya akan memproduksinya sebanyak 50 ribu unit di tahap awal.

Tapi terbuka kemungkinan nantinya Mi5 akan punya dua varian yakni yang regular dengan layar Gorilla Glass dan versi premium yang dibekali lapisan layar safir. Tentunya yang versi regular akan punya kapasitas produksi jauh lebih besar.

Soal spesifikasi, tak jauh berbeda dengan ponsel flagship dari produsen lain yang juga masih berupa bocoran. Yakni menggunakan prosesor 64 bit Snapdragon 810, RAM 3 GB, dan kamera 20,7 MP. Sedangkan layarnya memiliki bentang 5,7 inch dengan resolusi QHD (2.560x1.440 pixel).

Sebagai informasi, saat ini baru ada dua ponsel yang telah mengandalkan lapisan safir pada layarnya. Ponsel tersebut adalah ponsel tangguh Kyocera dan Huawei Ascend P7 versi baru. Bila jadi, maka Xiaomi Mi5 akan jadi ponsel yang ketiga yang menggunakannya, menyalip Samsung dan Apple yang dulunya difavoritkan.

(yud/rns)

00.11 | 0 komentar | Read More

7 Masalah Utama ICT Indonesia di 2015

Written By empatlima on Kamis, 18 Desember 2014 | 00.11

Jakarta - Organisasi e-Indonesia Initiatives Forum yang dikomandani Suhono Harso Supangkat mengungkapkan tujuh masalah terkait teknologi informasi komunikasi (ICT) yang harus mendapat perhatian lebih pada 2015 mendatang.

“Bicara lima tahun ke depan, tujuh masalah ini harus menjadi hal yang dikonsederasi semua pihak di ICT,” ungkap Suhono saat membuka diskusi ICT Outlook 2015, di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Tujuh hal yang menjadi sorotan forum ini adalah pemerataan dan peningkatan kualitas akses pita lebar. Di dalam ini termasuk pemanfaatan 4‎G dan‎ Indonesia Broadband Plan 2014-2019.

Kedua, yang menjadi perhatian adalah masalah efektivitas, keamanan, kecepatan dan kecerdasan (server) dan sistem layanan di data center dan cloud computing.

Ketiga, penggunaan perangkat berbasis Internet protocol (IP) seperti Internet of Things dan Machine to Machine (M2M). Keempat, implementasi ‎e-government, smart city, smart maritime dan lainnya.

Kelima, peningkatan kapasitas industri dalam negeri dari sisi konten kreatif, perangkat dan sistem. Keenam, pengembangan SDM. Dan terakhir yang ketujuh,‎ kedaulatan ICT dalam kenegaraan.

“Kami selama 10 kali melakukan kegiatan telah menghasilkan C-gen, Garuda Smart City Maturity Model dan smart city platform. G‎aruda Smart City Maturity Model adalah model pengukuran tingkat kematangan menuju smart city sudah dipakai untuk mengukur 9 kota. Banyak hal yang terus kami lakukan mengacu pada tujuh masalah utama itu,” katanya.

Diharapkan, ke depan akan ada standarisasi nasional tentang smart city nasional, begitu juga di IoT. “Smart City sekarang menjadi tren, saya rasa harus ada standarisasi mulai dari hubungan antara komponen pendukung smart city, M2M, IOT, dan aplikasi ke platform,” tegasnya.

(rou/ash)

00.11 | 0 komentar | Read More

Awas! Pembobolan ATM bakal Semakin Ganas

Written By empatlima on Kamis, 11 Desember 2014 | 00.11

Jakarta - Para penjahat cyber diyakini akan semakin percaya diri di tahun 2015. Ahli keamanan Kaspersky Lab secara khusus menyebut ancaman yang lebih ganas bakal menyasar ATM.

Menurut Kaspersky, penjahat cyber bakal membuat malware baru yang dapat mengambil uang tunai langsung dari ATM. Selain kejahatan cyber terhadap keuangan, di tahun 2015 ada kemungkinan akan banyak bermunculan masalah mengenai privasi.

Termasuk kekhawatiran keamanan terhadap perangkat Apple dan kagalauan baru tentang perangkat yang terhubung untuk mencegah hacker menggunakan alat seperti jaringan printer untuk menembus jaringan perusahaan.

Berikut ancaman tindak kejahatan cyber di tahun 2015 berdasarkan analisis para ahli keamanan Kaspersky Lab:

-. Serangan terhadap sistem pembayaran virtual, yang bahkan dapat meluas hingga ke sistem Apple Pay terbaru.

-. Serangan terhadap ATM.

-. Insiden malware di mana bank diretas menggunakan metode yang berasal langsung dari buku pedoman serangan cyber.Next



(ash/ash)
00.11 | 0 komentar | Read More

Sepak Terjang PlayStation, Konsol yang Gak Ada Matinya

Written By empatlima on Kamis, 04 Desember 2014 | 00.11

Konsol game asal Jepang punya sejarah panjang dalam bisnis ini. Termasuk di antaranya adalah PlayStation besutan Sony Entertaiment. Usia konsol yang akrab disebut PS itu cukup panjang, sudah mencapai 20 tahun.

PlayStation awalnya hanya diperuntukkan bagi pengguna di Jepang. Saat itu 3 Desember 1994, PlayStation pertama dirilis untuk gamers Negeri Sakura. Baru nyaris setahun kemudian, PS menjajah ke pasar internasional.

Dalam perjalanannya, PlayStation sudah menghasilkan beberapa perangkat dengan ragam teknologi di dalamnya. Berikut detikINET rangkumkan evolusi PlayStation dari masa ke masa dari berbagai sumber, Selasa (3/12/2014).

00.11 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger