Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Nama Munir Resmi Jadi Nama Jalan di Den Haag

Written By empatlima on Kamis, 16 April 2015 | 00.35




Jakarta - Pemerintah Den Haag, Belanda akhirnya meresmikan nama aktivis HAM Munir sebagai nama jalan. Nama jalan ini sudah diajukan sejak 2011 namun baru bisa terealisasi sekarang.

"Inisiatif untuk mendorong pemberian Jalan Munir ini telah disampaikan oleh Walikota Den Haag pada acara Festival Film HAM, Movie That Matter di Belanda pada 2011 lalu. Namun janji tersebut tak kunjung dipenuhi. Pemerintah kota beralasan bahwa tidak ada kompleks perumahan baru di Den Haag sehingga sulit membuat jalan baru," kata pengurus Omah Munir dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Rabu (15/4/2015).

Amnesty Internasional Belanda tetap memperjuangkan nama Munir menjadi nama jalan di Belanda karena kevokalannya memperjuangkan HAM semasa hidup. Seiring itu, pemerintah Den Haag lalu memiliki kebijakan baru yakni jalan setapak dan sepeda di Den Haag juga harus diberi nama agar mudah diidentifikasi.

Akhirnya salah satu jalan setapak panjang di lingkungan Martin Luther King-Laan, dekat Salvador Allende Straat dalam kompleks perumahan Den Haag diberi nama Munir.

'Munirpad. Munir Said Thalib 1965-2004, Indonesische voorvechter van de bescherming de rechten van de mens (Munir Said Thalib 1965-2004, Pejuang Hak Asasi Manusia Indonesia)' begitulah nama di plang nama jalan yang akan dipasang.

Belanda adalah sebuah negara dengan budaya bersepeda terbesar di dunia. Warganya pun senang berjalan kaki sehingga sehari-hari mereka akan sering melewati jalan setapak Munirpad.

Jalan setapak ini diresmikan Rabu (14/4) kemarin dengan kehadiran Walikota Den Haag, Belanda, Joziaas van Aartsen, istri munir Suciawati Munir, Direktur Amnesty Internasional Belanda Eduard Nazarski, mantan Tim Pencari Fakta kasus Munir Hendardi dan Rachland Nasidik. Sahabat Munir, mahasiswa dan warga Indonesia yang menetap di Den Haag juga turut hadir dalam pertemuan itu.

Sehari sebelumnya yakni Rabu (13/4), Direktur Amnesty Internasional Belanda, Eduard Nazarzki juga meresmikan Kamer Munir, Ruang Munir sebagai salah satu ruang pertemuan di kantor tersebut. Namanya menjadi nama ruangan bersama aktivis-aktivis HAM lainnya di kantor Amnesty International. Dalam ruangan itu, dipajang foto Munir yang berisi kata-kata dalam bahasa Inggris, Belanda dan Indonesia yang berbunyi:

'Jangan takut akan perasaan takut diri sendiri, karena perasaan takut kita dapat menghilangkan akal pikiran sehat kita' – Munir.

Pria dengan panjang Munir Said Thalib Al-Kathiri ini meninggal di Jakarta di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam, 7 September 2004 lalu. Ia dikenal sebagai sosok yang vokal menyuarakan perjuangannya untuk HAM.




(bil/mpr)










Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.35 | 0 komentar | Read More

Isu Reshuffle Kabinet, Adakah Tawaran Menteri dari Jokowi untuk Ical?

Written By empatlima on Kamis, 09 April 2015 | 00.36




Jakarta - Isu mengenai perombakan Kabinet Kerja yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi merebak. Lalu adakah tawaran posisi menteri yang dilayangkan ke Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie?

"Wah nggak tahu kalau urusan (reshuffle kabinet) itu," ucap pria yang karib disapa Ical itu, Rabu (8/4/2015) malam.

Hal itu disampaikan Ical usai memimpin pertemuan dengan ketua dan perwakilan DPD I Partai Golkar se-Indonesia di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Hadir pula dalam acara itu ‎Sekjen Golkar Munas Bali Idrus Marham, Yusril Ihza Mahendra, Titiek Soeharto, Tantowi Yahya dan lainnya.

Ical enggan bicara banyak mengenai isu reshuffle kabinet yang tengah menguak tersebut meski telah dibantah oleh kalangan Istana. Meski begitu, Ical menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

"Itu (perihal reshuffle kabinet) urusan presiden," singkat Ical.

Mengenai isu perombakan jajaran menteri tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengaku belum ada diskusi dengan presiden. Namun, Pratikno mengatakan bahwa Presiden Jokowi selalu memantau kinerja menterinya.

"Wah itu reshuffle atau tidak, itu tidak ada diskusinya. Presiden ya setiap hari melakukan review terhadap pekerjaan masing-masing menteri," ucap Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (8/4).


(dha/aws)










Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.36 | 0 komentar | Read More

Istri Mantan Ketua MUI Sulut Dibunuh, Diduga Jadi Korban Perampokan

Written By empatlima on Kamis, 02 April 2015 | 00.35




Rabu, 01/04/2015 23:55 WIB





Halaman 1 dari 2





Manado - Aminah Potabuga (61), istri mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, KH Fauzy Nurani, tewas dibunuh. Jasad korban ditemukan di rumahnya di Kelurahan Mahawu Lingkungan III Kecamatan Tuminting, Rabu (1/4/2015) malam.

Korban ditemukan oleh anaknya sendiri, Rahmawaty Fauzy (33), yang baru pulang bersama pembantunya, Ansela Sumendap (34), sekitar pukul 18.30 Wita. Keduanya curiga karena pintu pagar terbuka lebar, sedangkan mobil Honda Jazz hitam yang terparkir di garasi sudah tidak ada lagi, dan seisi rumah dalam keadaan seperti diobrak-abrik.

"Titi (anak korban) sudah merasa tidak enak hati saat memanggil tapi tidak ada jawaban, apalagi pintu rumah dalam keadaan terkunci," ujar Ansela.

"Waktu saya lihat ke dalam sudah berantakan, Titi langsung ke belakang dan lihat ibunya sudah tergeletak diatas buku," tambahnya.

Sontak, kejadian itu membuat heboh di lokasi kejadian. Warga kemudian berbondong-bondong ke rumah korban. Setelah pintu berhasil didobrak, warga kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang, pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku pembunuh Aminah. Pelaku yang membawa kabur mobil istri mantan Ketua MUI Sulut itu tertangkap di Bandara Sam Ratulangi Manado.

YP alias Yamin (30), warga Kelurahan Mahawu Lingkungan IV Kecamatan Tuminting, ditangkap oleh patroli lalulintas Polsek Mapanget, yang sedang melakukan pengamanan pawai obor dalam rangka menyambut Paskah.Next



(kha/kha)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.35 | 0 komentar | Read More

Jelang Tengah Malam, Kecelakaan Terjadi di Tol Cikampek dan Purbaleunyi

Written By empatlima on Kamis, 26 Maret 2015 | 00.36




Rabu, 25/03/2015 23:49 WIB







Jakarta - Terjadi dua kecelakaan di tol berbeda yakni Cikampek dan Purbaleunyi. Petugas masih melakukan penanganan kecelakaan.

Kecelakaan melibatkan kontainer dan truk trailer di KM 72 arah gerbang Tol Cikampek sekitar pukul 23.18 WIB, Rabu (25/3/2015).

"Masih dalam penanganan. Datanya belum ada, kita dapat info dari pengguna jalan, petugas sudah meluncur ke sana," kata Putra, petugas Jasamarga saat dikonfirmasi.

Sedangkan arus lalu lintas terpantau padat sepanjang sekitar 1 Km sampai gerbang keluar Tol Cikampek. "Kepadatan lalin dari KM 72 sampai keluar Tol Cikampek, kurang lebih 1 Km. Karena dampak keluar tolnya yang memang padat," ujarnya.

Sementara kecelakaan lainnya terjadi di Tol KM 97 arah Cileunyi sekitar pukul 23.15 WIB. Kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Avanza dengan nopol B 1060 PRI itu masih dalam penanganan.

Belum diketahui kronologi kecelakaan termasuk ada tidaknya korban. Hingga pukul 23.40 WIB petugas masih menangani kejadian itu.


(idh/fdn)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.36 | 0 komentar | Read More

Didemo Warga, Jaksa Bantah Istimewakan Terdakwa Mafia Migas

Written By empatlima on Kamis, 19 Maret 2015 | 00.35




Pekanbaru, - Pihak Kejaksaan Tinggi Riau membantah soal aksi demo yang menyebut dugaan adanya istimewa terhadap tahanan mafia Migas, M Abub alias Abok. Dan tidak terdakwa Abob ke sidang dijemput dengan mobil pribadi.

Demikian disampaikan, Humas Kejati Riau, Mukhzan kepada detikcom, Rabu (18/3/2015) terkait aksi demo yang menduga adanya tahanan dijemput pakai mobil pribadi.

"Kami tidak pernah membeda-bedakan soal tahanan. Soal tahanan atas nama Abob selama ini setiap dijemput dari tahanan, tetap menggunakan mobil tahanan seperti tahanan lainnya. Tidak ada diistimewakan dijemput dengan mobil pribadi," kata Mukhzan.

Terkait Abob menjelang persidangan tidak menggunakan rompi tahanan, menurut Mukhzan, hal itu bukan dalam bentuk diistimewakan. Tetapi tidak menggunakan, karena keterbatasan rompi tahanan yang tersedia.

"Rompi tahan yang ada di Kejari Pekanbaru selama ini hanya tersedia dalam kasus tindak pidana umum. Dan jumlahnya sangat terbatas. Sedangkan terdakwa Abob dalam kasus ini merupakan tindak pidana khusus," kata Mukhzan.

Karena keterbatasan rompi tersebut, lanjut Mukhzan, sehingga kadang tahanan memang ada yang tidak menggunakan rompi.

"Dengan adanya aksi demo tadi, maka kami kedepan mungkin akan menambah rompi untuk tahanan, agar masyarakat tidak salah persepsi. Jadi kami sama sekali tidak ada bermaksud memberikan keistimewaan kepada tahanan apapun. Kita memberlakukan semuanya sama," kata Mukhzan.

http://news.detik.com/read/2015/03/18/183218/2862781/10/jaksa-istimewakan-mafia-migas-selama-sidang-warga-demo-di-pn-pekanbaru


(cha/fjr)










Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.35 | 0 komentar | Read More

Korban Tewas Kecelakaan Maut di Puncak Berada di RSPG Cisarua

Written By empatlima on Kamis, 12 Maret 2015 | 00.35




Kamis, 12/03/2015 00:33 WIB







Bogor - Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, mengakibatkan 2 orang pengendara meninggal dunia. Sementara 4 orang lainnya mengalami luka-luka.

"Dua orang meninggal. 4 luka-luka. Lainnya sementara mengalami kerugian materiil," kata Kapolsek Cisarua, Kompol Musimin ketika dikonfirmasi, Rabu (11/3/2015) malam.

Korban meninggal dan korban luka, kata Kompol Musimin, saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Paru Goenawan Soeroso (RSPG), Cisarua, Bogor yang berada persis di pertigaan Taman Safari Indonesia.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih dilakukan petugas Polres Bogor, Polsek Cisarua, BPBD Kabupaten Bogor. Akibat kecelakaan ini, arus lalulintas di Jalan Raya Puncak, macet total.


(vid/vid)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.35 | 0 komentar | Read More

Kemendagri Soroti Belanja Barang dan Jasa Rp 16 T dalam APBD DKI

Written By empatlima on Kamis, 05 Maret 2015 | 00.36





Jakarta - Kementerian Dalam Negeri telah bertemu dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan DPRD DKI secara terpisah. Dalam pertemuan dengan Ahok, Kemendagri menyoroti anggaran-anggaran bernilai triliunan yang perlu dialihkan ke anggaran lain.

Ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek usai bertemu Ahok di Kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2015). ‎

Selain menyebut adanya anggaran belanja ‎pegawai nyaris Rp 20 triliun, Donny juga menyoroti adanya anggaran belanja barang dan jasa sebesar ‎Rp 16 triliun.

"‎Coba lihat di sini, bayangkan dana total belanja dan jasa Rp ‎16 triliun. Belanja jasa kantor masih relatif tinggi, belanja pemeliharaan masih relatif tinggi, belanja bahan habis pakai masih relatif tinggi," kata Donny.‎

Ada pula belanja tenaga ahli, instruktur, dan narasumber yang dirasa masih relatif tinggi. Belanja konsultasi juga masih tinggi dalam APBD yang diserahkan Ahok tersebut.‎

"‎Lalu apa efektivitas kajian‎-kajian itu gitu lho. Kenapa ini nggak kita kurangi dan kita perbesar saja untuk belanja infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan?" tutur Donny.

Anggaran yang dirasa tak rasional, efektif, efisien, dan wajar akan dicermati. Termasuk belanja Hibah dalam APBD tersebut juga dievaluasi.

‎"Hibah dan Bansos, pasti akan kita rasionalisasikan nanti," kata Donny.

Disebut Donny, Ahok mengapresiasi evaluasi dari Kemendagri ini. Sebelumnya, Ahok juga sudah berbicara soal koreksi-koreksi terhadap APBD DKI tahun 2015 itu.‎Next



(dnu/jor)








Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

00.36 | 0 komentar | Read More

Polisi Tangkap Polisi Gadungan Pencuri Mobil

Written By empatlima on Kamis, 26 Februari 2015 | 00.36




Kamis, 26/02/2015 00:09 WIB





Jefris Santama - detikNews





Medan - Haris Syahputra (24) Warga P Brandan, Jalan Wonokromo, ditangkap jajaran Polsek Medan Baru usai dirinya mengaku-ngaku polisi dengan tujuan mencuri mobil Suzuki Escudo BK 1987 KK. Atas perlakuannya, tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronny Nicholas mengatakan tersangka mengaku sebagai oknum polisi beserta tiga teman lainnya. Para pelaku beraksi saat korban keluar dari kawasan hotel di Jalan Cik Ditiro, Medan.

"Ya, tersangka mengaku polisi dan meminta korban untuk mengecek STNK, lalu korban menunjukkannya, kemudian tersangka mengacungkan senjata tajam ke arah korban," kata Ronny di Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama 1, Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/2/2015).

Ronny menjelaskan, Haris tertangkap setelah adanya laporan korban, Juandri Manalu (34) warga Medan Amplas, yang mengaku mobil miliknya dicuri pada 9 Februari lalu.

"Kita berhasil menangkap satu orang, dan tiga lainnya masih kita buru," katanya.

Ketiga pelaku yang kabur saat ini masih dalam pengejaran, pihaknya menduga kuat ketiganya ini akan terus memangsa korban lainnya.


(vid/vid)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.36 | 0 komentar | Read More

6 Bocah Diduga Jadi Korban Pencabulan Guru Ngajinya di Pekanbaru

Written By empatlima on Kamis, 19 Februari 2015 | 00.35




Kamis, 19/02/2015 00:23 WIB





Chaidir Anwar Tanjung - detikNews




Pekanbaru - Sebanyak 6 bocah yang belajar mengaji di Taman Pendidikan Agama (TPA) di Pekanbaru diduga menjadi korban pelecehan seksual. Pelakunya tak lain diduga guru ngaji mereka sendiri.

Kasus pencabulan ini dilaporkan para orangtua pada Rabu (18/2/2015) sekitar pukul 21:00 WIB di Polresta Pekanbaru. Para korban juga didampingi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau, Ester Tarigan.

Para korban ini berasal dari salah satu kecamatan di Pekanbaru. Kasus dugaan pencabulan ini, diduga sudah lama dilakukan guru mengaji mereka, inisial Ns (60) sekaligus pemilik TPA.

Kasus pencabulan ini ditangani di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadau (SPKT) Polresta Pekanbaru. Mereka yang menjadi korban rata-rata masih duduk di bangkus SD.

"Laporan ini kita terima dulu. Besok baru akan kita mintai keterangan para korbannya serta sejumlah saksi lainnya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Robert Hariyanto kepada wartawan.

Sedangkan Ketua LPA Riau, Ester menjelaskan, bahwa para korban mengaku mendapatkan pelecehan seksual baik saat jam belajar maupun saat jam istirahat.

"Kasus ini terbongkar, karena salah satu korban mengaku mengalami sakit alat vitalnya saat buang air. Dari sana ada kecurigaan dugaan cabul," kata Ester.

Ternyata dari pengakuan salah satu korban, rupanya bocah yang juga mengaku hal yang sama. Para orangtua korban akhirnya berembuk untuk membuat laporan secara bersamaan.

"Tidak tertutup kemungkinan masih ada korban lainnya. Karena dari keterangan para orangtua murid, bahwa kasus yang sama pernah terjadi setahun lalu, namun saat itu tidak dilaporkan ke pihak aparat. Karena itu kita menduga masih ada korban lainnya," tutup Ester.


(cha/rvk)



















Sponsored Link






Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


00.35 | 0 komentar | Read More

Cek Banjir, Wali Kota Tangerang Targetkan Pengurapan Kali Selesai Tahun Ini

Written By empatlima on Kamis, 12 Februari 2015 | 00.35




Kamis, 12/02/2015 00:10 WIB





Septiana Ledysia - detikNews





Jakarta - Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang baru saja pulang umroh langsung meninjau beberapa wilayah di Kota Tangerang yang terendam banjir. Salah satunya di Perumahan Pondok Bahar dan Perumahan Ciledug Indah.

Saat mengunjungi Perumahan Pondok Bahar, wali kota yang didampingi wakil wali kota Sachrudin langsung membantu stafnya menambal tanggul yang bocor dengan tumpukkan pasir. Setelah itu, dirinya juga mengunjungi para korban banjir di Perumahan Ciledug Indah.

"Tadi ada yang menderita Demam atas nama Amelia langsung dievakuasi ke rumah sakit. Untuk biaya digratiskan karena Pemkot punya program Multiguna," ujar Arief lewat siaran persnya, Rabu (11/2/2015).

Setelah melihat para korban, wali kota juga mengecek kondisi tanggul Kali Angke di Perumahan Ciledug Indah 1. Dirinya menargetkan proses penurapan kali selesai tahun ini.

"Kemarin molornya proses apresial dikarenakan terkendala pembebasan lahan. Minggu ini infonya sudah mulai dilelang," terang Arif.


(spt/ahy)










00.35 | 0 komentar | Read More

Ini Penjelasan Bareskrim Soal Keberatan Pengacara BW Saat Pemeriksaan di Mabes

Written By empatlima on Kamis, 05 Februari 2015 | 00.35




Kamis, 05/02/2015 00:19 WIB









Jakarta - Pengacara Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sempat protes dengan larangan pendampingan Bambang saat diperiksa di Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (3/2). Bareskrim Mabes Polri menegaskan pembatasan jumlah pengacara yang mendampingi Bambang memang harus dilakukan.

"Tidak mungkin semua pengacara masuk karena ada 20 orang. Tidak wajib juga 20 orang masuk semua, selain karena ruangan juga terbatas dengan pemeriksaan kasus lain di situ," kata Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) VI Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona memberi penjelasan, Rabu (4/2/2015) malam.

Daniel Bolly menjelaskan dirinya tidak mengetahui insiden bersitegangnya petugas dengan tim pengacara kala Bambang hendak diperiksa. Bambang saat itu diperiksa di ruangan 315 lantai 3 Bareskrim Polri. (Baca: Begini Keberatan Pengacara BW Terkait Insiden Pengusiran dari Ruang Pemeriksaan)

"Tahu-tahu sudah ribut karena larangan masuk. Tapi bukan begitu maksudnya, kita mengizinkan pengacara mendampingi tapi tidak semuanya," imbuhnya.

Mengenai 2 Provos di ruang pemeriksaan, Daniel Bolly menyebut kedua petugas diperintahkan menjaga pintu agar tidak semua pengacara masuk ke dalam ruang pemeriksaan. "Masa masuk semua?" lanjut dia.

Bambang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengarahkan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan palsu terkait dalam persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat yang digelar di MK. Dia dikenakan dengan Pasal 242 juncto pasal 55 KUHP.

Kasus dugaan yang menjerat BW ini dilaporkan oleh politikus PDIP Sugianto Sabran. Sudah dua kali Bambang diperiksa penyidik Bareskrim.


(fdn/kha)










00.35 | 0 komentar | Read More

Belasan Polisi Masih Berjaga di Rumah Komjen Budi Gunawan

Written By empatlima on Kamis, 15 Januari 2015 | 00.36




Kamis, 15/01/2015 00:25 WIB





Ropesta Sitorus - detikNews






Jakarta - Rumah calon Kapolri Komjen Budi Gunawan di Jalan Duren Tiga Barat VI no.21 RT5 RW2 Pancoran, Jaksel terlihat sepi. Namun, belasan kepolisian terlihat masih berjaga-jaga di depan rumah pria yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK itu.

Pantuan di lokasi, Kamis (15/1/2014) pukul 00.15 WIB, pagar rumah setinggi dua meter tertutup rapat. Hanya terlihat belasan anggota kepolisian berjaga-jaga di depan rumah.

"Disuruh jaga saja. Penjagaan yang dikerahkan disini ada sekitar 50 personel gabungan dari Polda dan Polres Jaksel," ujar petugas yang enggan disebutkan namanya.

Soal info adanya penggeledahan oleh KPK?

"Saya tidak tahu, cuma diperintah jaga," jawab petugas tersebut.


(spt/mpr)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.








00.36 | 0 komentar | Read More

Detik-detik Tahun Baru di Panggung Utama Jakarta Night Festival

Written By empatlima on Kamis, 01 Januari 2015 | 00.35




Kamis, 01/01/2015 00:24 WIB








Jakarta - Dentuman kembang api terdengar menggelegar. Langit di atas kawasan Monas pun berwarna-warni. Inilah kemeriahan pesta Tahun Baru 2015 di Panggung Utama Jakarta Night Festival.

Mulai pukul 23.45 WIB, Kamis (1/1/2015), kembang api sudah menghiasi langit di kawasan silang barat Monas dan Jl Medan Merdeka Barat. Banyak orang meniup terompet dan bersuka cita meninggalkan tahun 2014.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berpidato singkat di depan para pengunjung Jakarta Night Festival, yang mungkin jumlahnya ribuan. Dengan nada lirih, dia berujar mengenai musibah di Indonesia sepanjang tahun 2014.

"Longsor di Banjarnegara, banjir di Jakarta dan juga yang baru musibah pesawat AirAsia. Mari berdoa sejenak, untuk saudara kita," tuturnya.

Setelah itu, 5 menit menjelang pukul 00.00 WIB, suasana makin meriah. Warga terus memadati Bundaran HI yang sudah dipenuhi ribuan warga Jakarta dan sekitarnya.


(aff/vid)


Ikuti perkembangan detik demi detik upaya pencarian AirAsia QZ8501 disini.








00.35 | 0 komentar | Read More

Dugaan Pemukulan Oleh Aparat Polres Jaktim, LBH Jakarta Tempuh Jalur Hukum

Written By empatlima on Kamis, 18 Desember 2014 | 00.35



Jakarta - Meski telah melepaskan Hendra Supriatna, pengacara LBH Jakarta yang ditangkap saat melakukan aksi dengan sejumlah warga di Rawamangun, pihak LBH Jakarta tetap akan menempuh jalur hukum terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan aparat.

"Besok (hari ini) akan kita laporkan pidananya ke Polda Metro Jaya, karena ini tindak kekerasan," kata M Isnur, Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta, saat dihubungi detikcom, Rabu (17/12/2014).

Selain melaporkan dugaan pidana, LBH Jakarta juga akan melaporkan dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan aparat Polres Jakarta Timur. Penangkapan, versi LBH Jakarta, bermula ketika Hendra mendatangi perwira polisi yang memimpin barisan personel Sabhara yang berjaga saat pengukuran tanah di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (17/12/2014).

"Saat itu Hendra menanyakan mengenai surat tugas resmi kepolisian di sana, berapa personel yang diterjunkan, atas perintah siapa, jangan-jangan ilegal," kata Isnur.

Entah bagaimana, tiba-tiba terjadilah aksi pemukulan. "Kalau seperti luka robek tidak ada, tapi khwatirnya ada luka dalam, di dada dan perut, Hendra saat ini diperiksa dulu ke rumah sakit," kata Isnur.

Dia juga mempersoalkan pengukuran yang tidak dilakukan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurut dia hal itu menyalahi prosedur.

Versi kepolisian, Hendra memprovokasi massa yang menolak pengukuran. Oleh karena itu pihak kepolisian melepaskan Hendra kembali sore tadi.

"Tadi siang kami amankan, karena memprovokasi. Tapi tadi sore sudah kami bebaskan karena tidak terbukti," jelas Kapolres Jakarta Timur Kombes Priyo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (17/12).

Menurut Priyo, Hendra diamankan karena menerobos barikade Dalmas yang mengawal petugas BPN saat tengah mengukur tanah. "Jadi dia datang dan memprovokasi, kami amankan. Kami BAP dia nggak mau, akhirnya kami buat berita acara penolakan," jelas Priyo.

Dia menepis kalau ada kekerasan yang dilakukan polisi ke Hendra. "Kami hanya mengawal saja, tidak ada berpihak ke siapapun. Ini pelapor kan mengadu soal tanah, ya kami melakukan pengukuran untuk proses hukum. Ini belum ada keputusan apa-apa," tutur dia.


(ahy/vid)





00.35 | 0 komentar | Read More

Menteri Hukum Berikan Penghargaan Kota/Kabupaten Peduli HAM 2014

Written By empatlima on Kamis, 11 Desember 2014 | 00.36




Kamis, 11/12/2014 00:25 WIB





Elza Astari Retaduari - detikNews


Halaman 1 dari 2






Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM memberikan sejumlah penghargaan dalam acara peringatan Hari HAM se-Dunia. Salah satu penghargaan yang diberikan adalah penghargaan Kota/Kabupaten Peduli HAM.

Penghargaan terhadap sejumlah Kota/Kabupaten Peduli HAM diberikan kepada puluhan daerah dari 34 Provinsi yang ada Indonesia. Menkum HAM Yasonna Laoly memberikan langsung piagam penghargaan kepada Bupati/Walikota atau perwakilannya bagi daerah yang mendapatkan award tersebut.

"Saya memberikan penghargaan Kota/Kabupaten Peduli HAM 2014 kepada Pemda atas upaya dalam membina dan mengembangkan Kota/Kab menjadi Kota/Kab peduli HAM," ucap Yasonna di acara Peringatan Hari HAM yang digelar di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (10/2014).

Remigo Yolando Berutu, Bupati Pakpak Barat, Sumatera Utara, yang daerahnya mendapatkan penghargaan Kota/Kab Peduli HAM turut hadir dalam acara. Ia menyatakan, peduli HAM dalam konteks penghargaan tersebut bukan berarti selalu mengenai penyelesaian kasus-kasus berkenaan HAM.

"HAM tidak selalu diidentikan dengan pelanggaran atau permasalahannya. HAM di sini dalam konteks Pemda membangun daerahnya menjadi layak dijadikan sebagai tempat hidup. Bagaimana memenuhi kebutuhan HAM seperti beban pelayanan kesehatan 0 atau gratis. Pendidikan juga demikian, menyediakan sarana yang cukup, gratis. Infrastruktur jalan baik," ucap Remigo saat dikonfirmasi.

Ia pun berjanji akan meningkatkan sarana dan prasarana di daerahnya untuk memenuhi kebutuhan dasar warganya. Dengan demikian, maka pemenuhan HAM bagi setiap warganya pun terjamin dengan baik.

"Peduli HAM di daerah berarti memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warganya. Kita akan terus tingkatkan pelayanan publik," kata Regino yang telah memberikan 800 lebih beasiswa bagi mahasiswa di Pakpak Bharat sejak masa kepemimpinannya sejak tahun 2010.Next



(ear/fdn)










00.36 | 0 komentar | Read More

Petugas Imigrasi Amankan 19 PSK Asal Maroko di Puncak Bogor

Written By empatlima on Kamis, 04 Desember 2014 | 00.36




Rabu, 03/12/2014 23:44 WIB








Bogor - Belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) asal Maroko yang biasa mangkal di kawasan Puncak, Bogor, diamankan petugas Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kantor Imigrasi Kota Bogor, Rabu (3/12/2014) petang. Belasan PSK asal Timur Tengah ini ditangkap petugas dalam penggerebekan di beberapa villa milik warga yang sengaja dijadikan tempat persembunyian untuk mereka.

"Jumlah keseluruhan yang kita amankan ada 19 orang. Semuanya asal Maroko dan mereka terindikasikan sebagai PSK," kata Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Herman Lukman kepada wartawan, Rabu (3/12/2014) malam.

Herman menjelaskan, penangkapan belasan PSK asal Maroko tersebut merupakan pengembangan dari 2 PSK yang ditangkap sehari sebelumnya. "Kita kembangkan dan kita temukan lokasi persembunyian mereka, baru kita gerebek hari ini. Awalnya kita amankan 2 orang, kemudian hari ini jumlah ada 17. Total 19 orang," terang Herman.

Di kantor Imigrasi, perempuan-perempuan dengan wajah cantik dan berkulit putih tersebut terus menutupi wajahnya. Tidak seorangpun yang bersedia didekati dan diwawancara. Bahkan, para PSK sempat marah dengan bahasa mereka, saat tahu banyak wartawan yang meliput. Hingga saat ini, perempuan-perempuan cantik ini masih di kantor Imigrasi Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.




(rmd/rmd)










00.36 | 0 komentar | Read More

Duh! Seorang Oknum Polisi di Aceh Ditangkap Saat Mencuri Sapi Warga

Written By empatlima on Kamis, 30 Oktober 2014 | 00.35




Lhokseumawe - Seorang oknum polisi di Lhokseumawe, Aceh, tertangkap tangan saat mencuri sapi warga. Selain oknum tersebut, petugas juga menahan dua orang warga sipil.

Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, oknum polisi berinisial Brigadir CN yang bertugas di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Blang Mangat ditangkap di Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe. Tersangka ditangkap pada Selasa (28/10/2014) saat berusaha kabur di Dusun Mon Tujoh, Gampong Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat.

Brigadir CN ditangkap Kanit Reserse Polsek Blang Mangat Aiptu Supianto bersama masyarakat setempat. Dari hasil pengembangan, tim Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap dua tersangka lainnya berinisial YJ (25), warga Gampong Blang Weu Panjoe, dan ID (31), warga Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Rabu dini hari.

Sebelum mencuri, terlebih dahulu tersangka diduga meracuni sapi milik warga Gampong Meunasah Mesjid pada Selasa sore.Kemudian sapi tersebut dinaikkan dalam mobil Avanza. Melihat tersangka, massa berusaha mengejar pelaku, namun komplotan CN langsung tancap gas dengan mobil Avanza berisi sapi.

Tidak lama kemudian, mobil itu akhirnya terporosok dalam lumpur di jalan kawasan kebun Dusun Mon Tujoh, Gampong Blang Weu Panjoe dan tersangka berhasil ditangkap oleh kanit Polsek dan warga setempat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Joko Surachmanto, membenarkan telah mengamankan tiga tersangka pencurian sapi. “Dari ketiga tersangka, satu diantaranya Brigadir CN, oknum anggota Polres Lhokseumawe yang bertugas di Polsek Blang Mangat. Brigadir CN terancam kita pecat," kata Joko, Rabu (29/10/2014).

Saat ini Brigadir CN dan kedua tersangka lainnya berada di tahanan Mapolres Lhokseumawe guna penyelidikan lebih lanjut.


(ahy/ahy)





00.35 | 0 komentar | Read More

Ahok: Fadli Zon Tegaskan Tak Setuju Taufik Jadi Wagub DKI

Written By empatlima on Kamis, 23 Oktober 2014 | 00.36




Rabu, 22/10/2014 23:57 WIB





Ropesta Sitorus - detikNews





Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertemu dengan Wakil Ketua DPR yang juga Waketum Gerindra, Fadli Zon. Keduanya bertemu di Jalan Taman Suropati Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka pun sempat memanfaatkan waktu untuk berbincang tentang siapa bakal calon wakil gubernur. Menurut Ahok, Fadli sudah menegaskan bahwa ia tak setuju Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik menjadi wagub DKI.

“Enggak banyak (yang diobrolin soal wakil). Yang pasti dia enggak setuju Taufik (menjadi Wagub DKI),” kata Ahok usai acara, kepada wartawan, Kamis (22/10/2014) malam.

Ahok memastikan Fadli Zon juga sama-sama tak sepakat jika Wakil Ketua DPRD DKI itu menjadi pendampingnya menjalani sisa 3 tahun masa kepemimpinan di Jakarta.

“Iya dong, kalau lu kirim Taufik, yang benar aja lu, gua bilang gitu kan,” ucap Ahok sambil berjalan menuju mobil dinasnya yang diparkir di rumah dinas Gubernur, Jalan Taman Suropati nomor 7 itu.


(ros/dha)










00.36 | 0 komentar | Read More

Tokoh Papua Barat Bahas Kerjasama dengan Uni Eropa dan Belgia

Written By empatlima on Kamis, 16 Oktober 2014 | 00.35



Brussel - Franz Albert Joku dan Suriel Semuel Mofu, tokoh-tokoh penting dari Papua Barat, Indonesia, berkunjung selama dua hari di Belgia dalam rangka penjajakan kerjasama bidang pembangunan dengan Uni Eropa dan Belgia.

Kedua tokoh antara lain melakukan pertemuan dengan anggota Parlemen Eropa dari kelompok politik terbesar yaitu European Peoples Party (EPP) dan kelompok politik terbesar kedua Progressive Alliance of the Socialist and Democrats (S&D) di Brussel, Selasa (14 Oktober 2014) waktu setempat.

Kedua pihak membahas mengenai upaya peningkatan kerjasama pembangunan, khususnya pendidikan dan kesehatan.

Dengan berlakunya Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama (PCA) antara Indonesia-Uni Eropa sejak 1 Mei 2014, maka kerjasama pembangunan di Papua Barat bisa menjadi salah satu substansi untuk mengisi PCA tersebut, ujar Ana Gomes, anggota Parlemen Eropa dari S&D dalam pertemuannya dengan Franz Albert Joku dan Suriel Semuel Mofu.

Sementara itu Dr. Jan Olbrycht dari EPP melihat kehidupan harmonis dari berbagai suku, etnisitas, agama dan bahasa di Indonesia termasuk juga masyarakat Papua sebagai salah satu kekuatan Indonesia.

Ini merupakan hal yang perlu dipelajari dan dipahami lebih jauh oleh masyarakat Uni Eropa, demikian Dr. Olbryhct dalam kesempatan pertemuan dengan kedua tokoh Papua itu.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa Arif Havas Oegroseno menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya PCA, UE dan 28 negara anggotanya telah memiliki kewajiban hukum untuk mendukung dan menghormati keutuhan wilayah Indonesia dan integritas teritorial Indonesia. Next



(es/es)





00.35 | 0 komentar | Read More

12 Orang Tewas Akibat Tenggak Miras Oplosan di Magelang

Written By empatlima on Kamis, 09 Oktober 2014 | 00.35




Kamis, 09/10/2014 00:25 WIB





Angling Adhitya Purbaya - detikNews


Halaman 1 dari 2





Magelang - Akibat menenggak minuman keras oplosan, 12 warga Kabupaten Magelang tewas dan lima lainnya kritis. Diketahui mereka menenggak miras di hari berbeda yaitu Sabtu (4/10) dan Minggu (5/10) dan tersebar di tiga Kecamatan yaitu Mertoyudan, Tempuran dan Salaman.

Awalnya sejumlah orang menenggak minuman oplosan itu hari Sabtu di kebun Dusun Margosari, Desa Krasak, Kecamatan Salaman. Kemudian esoknya, sejumlah orang menenggak miras oplosan yang sama di wilayah Dusun Brengkel, Kecamatan Salaman dan di salah satu rumah warga yang beralamat di Rejomulyo I, Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran.

Sejak hari Minggu lalu, satu persatu orang yang menenggak minuman keras tersebut tumbang dan meninggal dunia.

Lima orang yang meninggal hari Minggu lalu yaitu Imam Amat Fauzi warga Rejomulyo I, Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran; Puji Prasetyo (30) warga Manggung, Desa Temanggal, Kecamatan Tempuran; Hermawan warga Margosari, Desa Krasak, Kecamatan Salaman; Heri kudianto, warga Gorangan Kidul, desa Kalisalak, Kecamatan Salaman; dan Sawal warga Tempursari, Kecamatan Tempuran.

Hari berikutnya, Senin (6/10) menyusul Sarjono (55) warga Kecamatan Mertoyudan; Susanto (34) warga Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan; Bambang Irwanto (37) warga Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan. Hari berikutnya, Selasa (7/10), tiga orang kembali tewas yaitu Pipit Rudiyanto warga Bandungan, Kecamatan Tempuran; dan Achri Irawan warga Sido Agung; serta Nur Wakhid (27) Desa Sidoagung, Magelang. Sementara itu hari ini satu orang meninggal yaitu Darori (25) warga Rejomulya, Kecamatan Tempuran. Ia meninggal sekitar pukul 00.30 di RSJ Magelang.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Nur Ali mengatakan penjual minuman keras tersebut adalah Sarjono yang juga ikut tewas. Minuman keras yang dijual Sarjono ternyata juga pernah menelan korban jiwa empat orang pada tahun 2013 lalu.

"Menangkap istri tersangka (Sarjono) bernama Emilia karena diduga membantu menjual oplosan," kata Nur Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (8/10/2014).Next



(alg/rmd)










00.35 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger