Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Samsung Kesulitan Kuasai Jepang

Written By empatlima on Kamis, 15 Agustus 2013 | 00.11

Jakarta - Samsung boleh saja menjadi vendor ponsel terbesar di dunia. Namun di beberapa negara, mereka keteteran saat berupaya menguasai pasar. Seperti yang terjadi di Jepang.

Samsung sempat keluar dari pasar Jepang pada tahun 2007 karena buruknya penjualan di Negeri Sakura. Namun mereka kemudian kembali meski sampai saat ini belum mampu menembus posisi 5 besar vendor smartphone dengan penjualan terbanyak di sana.

Di Jepang, Samsung menggandeng operator terbesar setempat, NTT DoCoMo. Smartphone flagship Galaxy S4 pun dipromosikan cukup besar-besaran di Jepang. Namun demikian, penjualannya kurang memenuhi target.

Dari target penjualan 1 juta unit, Galaxy S4 hanya terjual 700 ribu unit dalam periode yang ditentukan. Dalam waktu yang sama, Sony Xperia A yang juga dibundling oleh NTT DoCoMo laris 1,3 juta unit.

Beberapa faktor membuat produk Samsung sulit berkibar di Jepang. Misalnya masih kuatnya brand smartphone lokal. Namun demikian, yang berkuasa di Jepang adalah Apple, musuh besar Samsung.

Dikutip detikINET dari New York Times, Rabu (14/8/2013), Apple iPhone saat ini mendominasi industri smartphone Jepang dengan market share 40%. Diikuti oleh Sharp dengan 15% dan Sony dengan raihan 13%.

(fyk/rns)

00.11 | 0 komentar | Read More

Saingi Boeing dan Airbus, China Bikin Pesawat Jet Komersial

Written By empatlima on Kamis, 08 Agustus 2013 | 00.43

Beijing - Perusahaan produsen pesawat asal China, Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) berencana meluncurkan pesawat terbang komersial bermesin jet. Bernama C919, pesawat komersial ini akan menjadi pesaing berat dari pesawat jenis Airbus A320 dan Boeing 737.

Pesawat ini dirancang bisa membawa 168 penumpang dan rencananya bisa dikirimkan kepada pemesan pertamanya di tahun 2016. Namun rencana peluncuran tersebut dirumorkan tertunda ke 2018 atau 2019.

Direktur Proyek COMAC Zhang Yanzhong menjelaskan, memang ada sedikit gangguan teknis, namun hal tersebut tidak mengganggu rencana peluncuran pesawat.

"Saat ini program pengembangan C919 berjalan dengan baik," ucap Zhang seperti dilansir AFP, Rabu (7/8/2013).

Pesawat pesaing pabrikan Boeing asal Amerika Serikat dan Airbus asal Eropa ini dikembangkan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi China yang pesat. Disebutkan, ada 15 perusahaan asal China telah menyatakan komitmen untuk membeli 380 unit armada C919 ini. Hingga 2 dekade ke depan, diproyeksikan kebutuhan pesawat jet komersial di China mencapai 5.260 unit.

Pesawat C919 nantinya masih menggunakan teknologi dari luar negeri untuk mesin dan komponen penting di sayap.

(feb/dnl)

00.43 | 0 komentar | Read More

Polisi Gelar Olah TKP Penembakan Sipir LP Wirogunan Yogya




Kamis, 08/08/2013 00:18 WIB





Bagus Kurniawan - detikNews





Yogyakarta, - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan sipir LP Wirogunan, Yogyakarta, Agus Susatyo.

"Masih olah TKP, bekas tembakan ada di kursi," kata Kapolda DIY, Brigjen (Pol) Haka Astana, Rabu (7/8/2013) malam.

Penembakan terjadi di rumah dinas Agus yang letaknya persis di belakang LP Wirogunan, Jalan Tamansiswa 6. Agus ditembak saat duduk di depan rumah.

"Senjata yang digunakan adalah senjata genggam," ujar Haka Astana. Pelaku diketahui menggunakan baju putih.

(fdn/jor)








Sponsored Link




00.35 | 0 komentar | Read More

Napoli Siap Tampung Eto'o

NAPLES, KOMPAS.com - Napoli diberitakan bersedia menampung Samuel Eto'o jika bomber asal Kamerun tersebut dijual oleh Anzhi Makhachkala.

Sulaeiman Kerimov selaku pemilik memang berencana menjual pemain bintangnya yang paling mahal dengan tujuan memotong anggaran klub secara drastis. Keputusan ini muncul setelah Kerimov mengalami masalahan kesehatan dan memutuskan untuk melakukan perubahan.  

Berita ini membuat ketidakpastian atas masa depan pemain bintang seperti kapten timnas Kamerun Samuel Eto’o, pemain Brasil Willian dan Yury Zhirkov.

Napoli pun berusaha memanfaatkan kondisi ini. Partenopei tertarik meminang Eto'o karena mereka masih membutuhkan penyerang meski telah mendapatkan Gonzalo Higuain.

Eto'o pun tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di Serie-A. Pasalnya, ia pernah bermain di Italia untuk membela Inter Milan. Bahkan, ia merupakan aktor penting di balik keberhasilan La Beneamata meraih treble winner pada 2009-2010. (FBI)

00.21 | 0 komentar | Read More

Cherrybelle Jajal Profesi Baru Jadi Penyiar


TEMPO.CO, Jakarta - Cherrybelle diberi kesempatan untuk menjadi penyiar dalam program Sabotase I-Radio. Kesembilan anggota Cherrybelle diberi kebebasan siaran selama dua jam penuh.


Dalam kesempatan tersebut, Cherrybelle memanfaatkan waktu untuk menceritakan sejarah sekaligus promo kegiatan mereka. "Topik hari ini kita mau ceritain awalnya Cherrybelle, terus cerita launching album baru (kedua), Diam Diam Suka, dan mau promo film baru kita," ujar Annisa, salah satu anggota Cherrybelle, dijumpai di Kantor I-Radio, Sarinah, Jakarta, Selasa 6 Agustus 2013.


Meski bukan yang pertama kalinya siaran, anggota Cherrybelle merasa gugup. Jika biasanya mereka yang jadi bintang tamu, sekarang mereka yang menjadi penyiarnya. Angel, Anisa, Cherly, Christy, Felly, Gigi Kezia, Ryn dan Steffy telah mempersiapkan diri secara khusus.


"Persiapan baca teksnya itu loh, diulang ulang, biar nggak ada yang salah," kata Annisa. Karena program radio ini juga bisa disaksikan secara streaming, seluruh anggota Cherrybelle juga sudah mempersiapkan penampilan khusus. "Nanti kita juga kelihatan di streaming, jadi biar nggak gelap hari ini kita kompakan pakai lipstik warna merah," kata Cherly menambahkan.


Seluruh anggota Cherrybelle terlihat senang dengan tantangan siaran tersebut. Mereka menganggap hal tersebut sebagai pelengkap karir mereka di dunia entertain. "Kita entertainer, kita mau coba semua bidang di entertain, tapi fokusnya sih tetap di nyanyi dan nari," ungkap Cherly.


NANDA HADIYANTI


00.17 | 0 komentar | Read More

Memantau Trafik Lebaran dari NOC Telkomsel








Fotografer - Achmad Rouzni Noor II



Rabu, 07/08/2013 22:30 WIB








Telkomsel memantau kesiapan jaringan dan infrastrukturnya secara intensif di seluruh wilayah Tanah Air untuk memastikan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi selama mudik dan Lebaran.









Sponsored Link







10
00.11 | 0 komentar | Read More

Dahlan Mengaku Sempat Tak Tenang Pasca Dapat 'Teror' SMS

Written By empatlima on Kamis, 01 Agustus 2013 | 00.44

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mendapat 'teror' dari seorang guru besar dari Universitas Negeri di Sumatera Utara melalui pesan singkat (SMS). Ia mengaku cukup panik dan bertanya-tanya setelah mendapatkan SMS terkait layanan Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

"Dalam SMS itu dikatakan kereta api telat 3 jam, kemudian kita tanya, jam berapa, kemudian tak jawab, terus kita coba telepon, nggak diangkat," ungkap Dahlan saat ditemui di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Rabu (31/7/2013)

Ia mengaku tidak tenang setelah mendapat SMS tersebut. Menurutnya, pembangunan Bandara Kualanamu fasilitasnya dibangun dengan sangat serius. Sehingga, ketika ada kesalahan, perlu ada klarifikasi dengan cepat.

"Banyak sekali yang ingin saya untuk orang itu menjelaskan. Saya ingin selesaikan. Saya ingin tahu siapa orang supaya dapat informasi yang detil," ungkapnya.

Dahlan mengaku langsung mengutus beberapa orang untuk melacak keberadaan pengirim SMS tersebut. Setelah ditemukan, Dahlan merasa cukup lega.

"Orang kami-kami sudah bertemu dan siapa yang mengirimkan SMS itu. Ternyata beliau bilang ke kita, bahwa dia mendapatkan dari kabar orang lain," jawabnya.

Ia menilai pelaku, bersikap berlebihan atas apa yang didengarnya. Dahlan tidak mau menjelaskan lebih lanjut apa motif yang ingin disampaikan pelaku.

"Saya rasa hanya berlebihan. Misalnya Bandara Kualanamu itu satu-satunya yang ada kereta api. Itu ada di dalam bandara. Kemudian diedarkan SMS yang tidak benar," pungkas Dahlan.

(hen/hen)

00.44 | 0 komentar | Read More

14 WN Myanmar Kembali Disidangkan dalam Kasus Pembunuhan di Rudenim




Kamis, 01/08/2013 00:10 WIB





Khairul Ikhwan - detikNews




Medan - Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menyidangkan kasus pembunuhan yang menewaskan 8 orang WN Myanmar di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan. Pada sidang Rabu (31/7/2013), ada 14 terdakwa yang diajukan jaksa, seluruhnya warga Myanmar.

Para terdakwa yang seluruhnya berasal dari etnis Rohingya ini, disidangkan dalam dua berkas terpisah. Masing-masing Aji Burrahman, Nur Muhammad, Abdul Hafis, Nur Hasyim, Usman Goni, Muhammad Soffiq Alom, Shokat Ali, Zait Hushon, Ali Hushon, M Jabbar Syamsul Alom, Muhammad Taher, Rohim Mu Doin dan Muhammad Shofiq. Namun dua nama terakhir tidak hadir dalam sidang karena sakit.

Dalam berkas dakwaannya, tim jaksa dari Kejaksaan Negeri Belawan yang bertindak sebagai penuntut umum mengajukan dakwaan yang hampir sama untuk seluruh terdakwa. Mereka dituduh melakukan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain pada 5 April 2013. Dalam hal ini nyawa 8 WN Myanmar yang semula berada satu tempat dengan para terdakwa di Rudenim Medan, di Jalan Selebes, Belawan, Medan.

Para terdakwa diancam dengan hukuman sebagaimana diatur dalam pasal 338, pasal 170 ayat (2) ke-3, pasal 351 ayat (3) KUHPidana junto pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Menanggapi dakwaan jaksa, kuasa hukum para terdakwa, Mahmud Irsad Lubis menyatakan, dakwaan yang diajukan jaksa itu sama dengan dakwaan yang diajukan untuk tiga terdakwa sebelumnya, yang akhirnya divonis bebas oleh hakim. Sebab itu pihaknya tidak akan mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan, dan akan maju pada agenda sidang berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus mendatang.

“Kita tidak mau eksepsi, kita mau langsung ke pembuktian saja,” Lubis.

Dalam kasus tewasnya 8 WN Myanmar yang beragama Budha di Rudenim Medan, polisi dan jaksa mengajukan 17 orang terdakwa ke pengadilan. Tiga orang anak di bawah umur yang menjalani sidang lebih dahulu, divonis bebas karena tidak terbukti melakukan penganiayaan sebagaimana dituduhkan jaksa.

(rul/rvk)








Sponsored Link




00.35 | 0 komentar | Read More

City Ungguli Milan 5-3 di Paruh Pertama

MUENCHEN, KOMPAS.com - Manchester City untuk sementara unggul 5-3 atas AC Milan pada babak pertama Audi Cup di Allianz Arena, Rabu (31/7/2013).

Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini, memainkan penyerang anyarnya, Stevan Jovetic. Pemain yang diboyong dari Fiorentina ini langsung memberikan kontribusi positif setelah menjadi auktor di balik gol David Silva pada menit keempat.

Di dalam kotak penalti, Jovetic berhasil melepaskan umpan memanfaatkan umpan silang dari Micah Richards di sisi kiri pertahanan Milan. Silva menyambut umpan dari Jovetic dengan sebuah tendangan volley yang sulit dijangkau oleh kiper Marco Amelia.

Gol tersebut membuat City semakin percaya diri. Setelah melewatkan beberapa peluang, Manchester Biru kembali sukses membobol gawang Milan lewat aksi Richards pada menit ke-19.

Gol ini tidak terlepas dari kecerdasan Yaya Toure yang melepaskan umpan panjang kepada Richards. Begitu menguasai bola, Richards langsung merangsek ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan. Meski bola sempat ditepis Amelia, Richards kembali menguasai bola dan sukses menyarangkan si kulit bulat.

Berselang dua menit, Amelia untuk ketiga kalinya memunggut bola di gawangnya sendiri setelah gagal membendung tembakan Aleksandar Kolarov. Di sisi kanan pertahanan Milan, Jovetic memberikan bola kepada Kolarov. Pemain asal Serbia itu dengan cepat menggiring bola masuk ke dalam kotak penalti lawan dan melepaskan tembakan yang membuat bola bersarang ke pojok kanan gawang Milan. Alhasil, City untuk sementara unggul 3-0.

Milan benar-benar rapuh pada laga ini. Mereka kembali kebobolan pada menit ke-33. Kali ini, Edin Dzeko-lah yang mencatatkan namaya di papan skor. Kembali dari sisi kiri pertahanan Milan, Jesus Navas melepaskan umpan silang yang disambut Dzeko dengan tembakan keras.

Dzeko kembali menunjukkan ketajamannya. Hanya berselang 3 menit, pemain asal Bosnia menciptakan gol indah. Di dalam kotak penalti, Dzeko dalam posisi membelakangi gawang menerima bola dengan dadanya. Dengan cepat, ia melepaskan tembakan keras yang membuat bola bersarang ke sisi kanan gawang.

Setelah gol ini, City terlihat kedodoran dan Milan berhasil memanfaatkannya. Sembilan menit jelang laga usai, Milan berhasil mencetak tiga gol balasan. Bomber andalan mereka Stephan El Shaarawy sukses mencetak dua gol pada menit ke-37 dan ke-39. Sementara satu gol lainnya diciptakan Andrea Petagna.

Susunan Pemain

Manchester City:  Joe Hart, Kolarov, Lescott, Garcia, Richards, David Silva, Yaya Tourè, Fernandinho, Jesus Navas, Dzeko, Jovetic
Pelatih: Manuel Pellegrini

AC Milan: Amelia, Antonini, Vergara, Zaccardo, Constant; De Jong, Traoré, Muntari; Boateng; El Shaarawy, Pentagna
Pelatih: Massimiliano Allegri

00.21 | 0 komentar | Read More

Jurus Agar Foto Tidak 'Mental' Saat Proses Penjurian

Jakarta - Kompetisi ibaratnya permainan. Ada yang kalah, dan menang. Kadang kekalahan cukup menyakitkan. Tak sedikit yang mengumbar kemarahan, bila karya foto yang dipertandingkan terlempar dari daftar pemenang.

Nah, agar tak sakit hati atau merasa fotonya paling super bagus namun ternyata tidak membuat sang juri jatuh hati tentu, fotografer harus memiliki mental siap kalah siap menang, seperti halnya yang selalu dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah.

Penulis mendapati beberapa status di situs jejaring sosial, banyak yang meremehkan hasil penilaian dewan juri. Mereka mencibir bahkan merasa pilihan juri jauh dari kelayakan.

Agar tak sakit hati, hendaknya fotografer harus berbesar hati dan lapang dada. Bagaimanapun, sejak awal menyadari bahwa yang bersangkutan tentu telah membaca syarat dan ketentuan kompetisi.

Ingat di setiap kompetisi pasti ada klausul "Keputusan Dewan Juri Tidak Bisa Diganggu Gugat". Jadi, sekencang apapun teriakan mereka yang belum beruntung menjadi juara, takkan mengubah 'takdir' kecuali karya pemenang ternyata diketahui melanggar syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Apa saja sih, tips agar foto Anda tidak terpental saat proses penjurian berlangsung. Coba ikuti beberapa resep berikut.

1. Foto yang disertakan jangan melencengan dari tema. Sebab kesesuaian tema menjadi penilaian utama sebuah kompetisi.

2. Karya Anda harus menyesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Misalnya, size foto yang dikirim dan periode pemotretan. Alangkah sayang bila foto Anda menjadi pemenang kemudian digugurkan karena diketahui periode pemotretannya tergolong kadaluwarsa.

3. Foto yang dikirimkan tidak pernah memenangkan ataupun pernah menjadi nominasi kompetisi fotografi sebelumnya. Beberapa kompetisi bahkan ada aturan yang cukup 'kejam'. Melarang foto yang pernah diikutkan kompetisi (tidak menang maupun nominasi) untuk diikutkan kembali.

4. Karya foto yang disertakan harus beda dengan kemungkinan milik peserta lain, baik dari sisi lokasi maupun sudut pengambilan gambarnya. Kalaupun subyeknya umum, Anda harus memiliki keyakinan bahwa jepretan Andalah yang paling bagus.

5. Adulah foto Anda sebelum dikirim ke panitia dengan kawan. Dan Anda harus berani mengakui bila karya kawan Andalah yang lebih bagus.

Jika demikian, Anda harus besar hati untuk menggugurkan karya Anda untuk tidak mengikutsertakan ke kompetisi. Cari lagi karya lain untuk siap diadu

6. Yakinlah bahwa karya Anda bukan yang terbaik. Jika rasa ini dimiliki, niscaya apapun yang diputuskan juri tidak akan membuat sakit hati

7. Ingat, dalam kompetisi faktor keberuntungan menjadi dominan. Bahkan ada yang menyebut faktor keberuntungan porsinya hingga 80 persen. Jika demikian, foto secantik, seindah, sebagus apapun akan rontok.

8. Pelajarilah karakter dan selera juri. Anda harus mampu menyuguhkan karya foto yang mampu langsung dilahap dewan juri. Jumlah juri juga harus menjadi perhitungan. Mencobalah menciptakan karya foto dengan selera kombinasi dewan juri yang ada.

9. Perhitungkan siapa di belakang penyelenggaraan kompetisi foto tersebut. Sebab penyelenggara juga memiliki kepentingan terhadap karya-karya foto yang masuk.

Jangan memaksakan mengirim karya yang sebenarnya telah menyadari karya Anda tidak akan selaras dengan kepentingan penyelenggara. Kasus satu ini biasanya dewan juri dan penyelenggara telah mengambil kesepakatan untuk muatan foto-foto yang dikehendaki.
(gik/sha)

00.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger