Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Lapindo Janji Lunasi Ganti Rugi Tanah Korban Lumpur Akhir Maret 2013

Written By empatlima on Kamis, 07 Maret 2013 | 00.43

Jakarta - PT Minarak Lapindo Jaya berjanji melunasi ganti rugi tanah korban lumpur Sidoarjo Rp 786 miliar mulai akhir Maret 2013. Komitmen tersebut disampaikan pada pertemuan Dewan Pengarah Badan Penanganan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang dipimpin Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto hari ini.

"Memang benar dua bulan terakhir, keluarga (Bakrie) mengalami kesulitan likuiditas, namun akhir Maret kita mulai lakukan (pembayaran) dan kita harus selesai pada Mei," ucap Direktur Utama PT Minarak Lapindo Jaya Andi Darusallam Tabusalla dikutip dari situs Kementerian PU, Rabu (6/3/2013)

PT Minarak menunggak pembayaran ganti rugi lahan warga dalam peta area terdampak Rp 154 miliar selama dua bulan terakhir. Tunggakan tersebut merupakan bagian dari Rp 786 miliar sebagai total pembayaran 3.348 berkas masyarakat yang menjadi kewajiban perusahaan.

Menteri PU Djoko Kirmanto (Djokir) yang juga merupakan Ketua Dewan Pengarah BPLS mengapresiasi komitmen PT Minarak Lapindo Jaya untuk menyelesaikan ganti rugi. Menurut Djoko hal ini penting agar BPLS bisa kembali bekerja menangani tanggul penahan lumpur.

Sebelumnya warga memang beberapa kali melakukan demo dan melarang BPLS bekerja sebelum masalah ganti rugi dirampungkan. Pemerintah mendesak PT Minarak segera membayar kewajibannya untuk mengatasi demo warga tersebut.

Djokir juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Kepolisian dan TNI untuk mengimbau masyarakat agar tidak menganggu kerja BPLS. Penanganan tanggul oleh BPLS krusial karena di musim penghujan seperti ini tinggi tampungan lumpur meningkat sehingga dikuatirkan dapat limpas.

Ia juga mengatakan pemerintah akan merampungkan ganti rugi tanah warga yang berada di luar peta area terdampak pada tahun ini juga. Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 2,15 triliun untuk pembayaran tersebut.

"Anggaran sudah terpenuhi pada 2013, sehingga semua tanah di luar peta akan terbayar kecuali yang bermasalah seperti sertifikat tidak benar atau sengketa warisan," kata Djoko.

Djoko menolak usulan Bupati Sidoarjo agar pemerintah memberikan pinjaman kepada PT Minarak agar dapat segera membayar ganti rugi warga. "Tidak bisa beri pinjaman, alternatif pemerintah bayarkan dulu tidak jadi salah satu solusi, karena setelah bahas dengan wakil Kementerian Keuangan itu semua tidak diizinkan oleh Undang-undang Keuangan," kata Djokir.

(hen/dnl)

00.43 | 0 komentar | Read More

BS Juga Buang Bagian Tubuh Istri ke Sungai




Kamis, 07/03/2013 00:32 WIB








Jakarta - BS (36) diketahui juga membuang bagian tubuh istrinya ke sungai. Polisi sebelumnya menemukan potongan tubuh DSA di jalan tol.

"Untuk potongan tubuh yang lain, terutama bagian dalam tubuh dibuang ke sungai," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno dalam jumpa pers di Mapolres Jaktim, Rabu (6/3/2013) malam.

Polisi belum mengetahui sungai yang jadi tempat pembuangan bagian tubuh korban. "Nanti ditanyakan (ke tersangka,red)," sebutnya.

Polisi berhasil menangkap BS di Jalan Bungur RT 11 RW 06 Nomor 11 Kampung Rambutan, Ciracas, Jaktim sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi juga menangkap T, pembantu BS yang diduga ikut membantu BS.

Dari pemeriksaan awal, BS mengaku membunuh istrinya pada hari Minggu (3/3). Polisi akan mencocokan keterangan pelaku dengan dokter.

Diduga pelaku nekat memutilasi istrinya karena cemburu. "Diduga istrinya selingkuh sehingga bertengkar terus. Tapi istrinya tidak pernah mengakui," tutur Putut.

Potongan tubuh korban ditemukan di Tol Cawang, hari Selasa n (5/3). Di KM 0+200 ditemukan kaki kanan; KM 1+200 ditemukan tangan kanan; KM 2+200 ditemukan tangan kiri dan dada bagian kiri; KM 2+600 ditemukan usus dan organ dalam yang dimasukan dalam plastik; KM 3+300 ditemukan kaki kiri; KM 3+800 ditemukan kepala.

(jor/fdn)









Sponsored Link




00.35 | 0 komentar | Read More

Persepam Ditahan Persisam 2-2


BANGKALAN, KOMPAS.com - Persepam Madura United ditahan 2-2 oleh Persisam Putra Samarinda, pada lanjuran Liga Super Indonesia, di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (6/3/2013).

Persisam unggul lebih dulu melalui Lancine Kone pada menit ke-53. Pemain asal Pantai Gading itu mengecoh kiper Galih Firmansyah memanfaatkan kesalahan seorang bek tuan rumah.

Tujuh menit kemudian, Persepam mendapatkan hadiah penalti, karena pelanggaran terhadap Issac Jober. Osas Saha yang dipercaya melakukan eksekusi menembakkan bola ke sudut kanan gawang dan skor berubah menjadi 1-1.

Pada menit ke-64, Lancine Kone diganjar kartu merah. Ia dinilai wasit melakukan pelanggaran keras terhadap Fachrudin.

Setelah beberapa kali gagal menuntaskan serangan akibat permainan defensif Persisam, Persema mendapatkan gol kedua dari Busari pada menit ke-88.

Namun, pada masa injury time, Persisam mendapatkan gol kedua dari Anoure Obiora.


Dengan hasil tersebut, Persepam naik ke peringkat kesepuluh dengan nilai 11 dari sembilan pertandingan, sementara Persisam duduk di tempat keempat dengan nilai 16 dari sepuluh laga.

"Permainan kita unggul tapi anak-anak terjebak strategi lawan yang memperlambat tempo permainan," ujar pelatih Persepam, Daniel Roekito.

Sementara pelatih Persisam, Sartono Anwar mengaku puas timnya mendapatkan poin, mengingat mereka tampil di kandang lawan dan bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-64.

"Saya puas dengan hasil pertandingan. Hasil ini saya syukuri karena dapat mencuri poin di kandang lawan," aku Sartono.


00.21 | 0 komentar | Read More

Pengacara Raffi Tolak Jawaban Gugatan Praperadilan  


TEMPO.CO, Jakarta - Tim kuasa hukum artis Raffi Ahmad menolak jawaban Badan Narkotika Nasional atas gugatan praperadilan. Hal itu dinyatakan Hotma Sitompoel dalam pembacaan replik pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu, 6 Maret 2013.


"Pemohon (pengacara Raffi) menyatakan kecewa dan prihatin atas jawaban termohon (BNN). Jawaban termohon tidak menyentuh pokok perkara yang dipermasalahkan oleh pemohon," kata Hotma.


Isi replik itu menolak dalil-dalil yang dibacakan BNN pada sidang sebelumnya, Selasa, 5 Maret 2013. Hotma mengatakan, penangkapan dan penahanan Raffi tidak sah karena BNN tidak memiliki bukti permulaan yang cukup.


"Karena termohon (BNN) sendiri pada saat menemukan dan melakukan penyitaan tidak mengetahui zat apa yang terkandung di dalam pil yang ditemukan," ujarnya. Penahanan, kata Hotma, tidak sah karena metilon tidak ada di dalam Undang-Undang Narkotika.


Hotma juga mengatakan bahwa di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tidak disebutkan dua linting ganja yang ditemukan adalah milik Raffi. "Termohon tidak bisa buktikan kepemilikan dua linting ganja tersebut," katanya.


Mengenai pemindahan Raffi ke panti rehabilitasi Lido, Jawa Barat, Hotma menilai rekomendasi yang diberikan Mansur Ahmad dan Kepala RSKO kepada BNN tidak sah secara hukum. "Mereka berdua itu tidak dapat ditarik sebagai pihak dalam perkara ini," katanya.


Sidang akan kembali digelar besok, Kamis, 7 Maret 2013, dengan agenda tanggapan BNN atas replik dari tim kuasa hukum Raffi. Hakim meminta agar BNN menghadirkan Raffi.


YAZIR FAROUK


Berita Lain:


Teater Keliling Desa Pentas di Halaman Rumah


Joss Stone Bertamu ke Rumah Rhoma Irama


Pengacara Yuni Shara Ragukan Isi Selebaran


Lama di Jakarta, Krisdayanti Rindu Di


00.17 | 0 komentar | Read More

Dukung Telkomsel, DPR Minta KY Periksa Hakim Pailit



Jakarta - Seluruh fraksi yang ada di Komisi VI DPR RI mendukung langkah direksi Telkom dan Telkomsel untuk melakukan perlawanan hukum terkait kasus pailit yang membelit dan imbalan jasa pailit Rp 146,808 miliar yang dianggap tak masuk akal.

Wakil Ketua Komisi VI Erik Satriya Wardhana mengatakan, pihaknya akan menyurati Komisi Yudisial (KY) untuk mengawasi proses peradilan kepailitan secara umum dan secara khusus memeriksa majelis hakim yang telah mengeluarkan penetapan Pengadilan Niaga ke Telkomsel dalam hal imbalan kurator dan biaya kepailitan.

"Itu merupakan salah satu dari tiga kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) kami hari ini bersama Kementerian BUMN, Telkom, dan Telkomsel," katanya usai RDP di Komisi VI, Jakarta, Rabu (6/3/2013).

Anggota Komisi VI Abdul Kadir Karding, mengatakan persoalan penetapan fee kurator yang menyalahi Permenkumham No. 1/2013 tersebut akan menjadi preseden buruk tidak hanya bagi perusahaan Telkomsel tetapi juga terhadap dunia investasi di Indonesia.

Untuk itu tambah Abdul Kadir, DPR juga bisa merekomendasikan agar Komisi Yudisial memeriksa hakim yang mengangani kasus Telkomsel tersebut.

Anggota Komisi VI lainnya, Nasril Bahar juga mengatakan, telah terjadi pemutarbalikan persoalan hukum atas kasus ini.

"Komisi Yudisial sebagai lembaga peradilan dan KPK harus masuk dalam masalah ini. Pengadilan Niaga diawasi, kurator juga harus diperiksa," tegas Nasril.

Seperti diketahui, Telkomsel telah menang di tingkat kasasi Mahkamah Agung dalam kasus pailit mendapatkan ujian yakni ditetapkannnya perhitungan fee kurator menurut penetapan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Angka yang dibebankan berdasarkan perhitungan 0,5% dikalikan total aset yang dimiliki Telkomsel yakni sekitar Rp 58,723 triliun, hasilnya Rp 293,616 miliar.

Angka sekitar Rp 293.616 miliar rupiah ini dibagi dua antara Telkomsel dengan Prima Jaya Informatika sebagai pemohon pailit, sehingga masing-masing dibebankan Rp 146,808 miliar.

Dirut Telkomsel Alex Sinaga berpandangan aturan yang digunakan adalah Permenkumham No 1/2013 tentang imbalan jasa kurator yang berlaku 11 Januari 2013. Dalam aturan ini seharusnya perhitungan fee kurator adalah berdasarkan jumlah jam kerja dan bukan berdasarkan perhitungan persentase aset pailit.

"Jika mengacu kepada jam kerja, dengan asumsi tarif masing-masing kurator per orang Rp 2,5 juta per jam, 8 jam per hari, selama 86 hari, maka total imbalan 3 kurator sekitar Rp 5.160 miliar dan dibebankan kepada pemohon pailit," ujarnya dalam RDP di Komisi VI.

Dalam Permenkumham yang mengatur tentang imbalan jasa kurator baik No 9/1998 atau No 1/2013 secara jelas diatur tiga hal.

Pertama, perhitungan berdasarkan aset jika pailit benar terjadi. Kedua, jika terjadi perdamaian tetap ada pemberesan dan dihitung 2% dari aset. Ketiga, jika pailit dibatalkan di tingkat kasasi atau Peninjauan Kembali (PK), fee kurator dihitung berdasarkan jam kerja.

Perbedaan di Permenkumham lama atau baru ini adalah, di aturan lama jika tidak terjadi pailit fee kurator dihitung berdasarkan jam kerja dan ditanggung berdua. Sedangkan di aturan baru jika tidak terjadi pailit fee dihitung berdasarkan jam kerja dan ditanggung pemohon

Seluruh fraksi di Komisi VI DPR RI sepakat mendukung PT Telkomsel untuk melakukan perlawanan terhadap kepailitan dan penetapan imbalan jasa kurator yang bertentangan dengan perundang-undangan dan azas keadilan.

"Komisi VI dengan suara bulat juga meminta Komisi Yudisial mengawasi proses kepailitan secara umum, dan secara khusus memeriksa Majelis Hakim atas penetapan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," kata Erik.

Menurutnya, dukungan terhadap Telkomsel merupakan bagian dari dukungan politik Komisi VI dalam memperbaiki sistem peradilan di Tanah Air. "Masalah pailit yang dihadapi Telkomsel bukan hanya persoalan yang tidak wajar, tapi telah melanggar azas keadilan dan logika hukum," kata dia.

Mafia Peradilan

Dukungan lain juga disampaikan anggota Komisi VI dari Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno, yang mengatakan bahwa kasus ini sudah terang benderang terjadi praktik mafia peradilan.

Sementara itu Deputi Menteri BUMN Bidang Industri Strategis Dwijanti Tjahjaningsih mengatakan, selaku kuasa pemegang saham Telkom yang merupakan pemilik mayoritas Telkomsel, Kementerian BUMN wajib memberi dukungan kepada Telkomsel untuk melakukan perlawanan hukum.

"Kasus ini harus cepat diselesaikan, agar tidak sampai menganggu bisnis dan layanan perusahaan serta pengembangan infrastruktur teknologi dan informasi," kata Dwijanti.

( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

00.11 | 0 komentar | Read More

Tips dari Dahlan Iskan Sebelum Meminjam Modal untuk Usaha

Written By empatlima on Kamis, 28 Februari 2013 | 00.43

Jakarta - Pengusaha yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan wirausaha sebaiknya berpikir dahulu sebelum meminjam modal guna mengembangkan usaha. Meskipun Dahlan tak mengharamkan seorang pengusaha untuk berutang.

"Kalau usaha anda itu sudah akan berkembang, baru cari pinjaman. Kalau tidak ada indikasi akan berkembang, jangan pinjam," kata Dahlan di acara d'Preneur di Menara Bank Mega, Jalan Tendean, Jakarta, Rabu (27/2/2013).

Ia mencontohkan, jika sebuah usaha yang bergerak di bidang agen perjalanan menunjukan perkembangan yang baik karena tingginya permintaan konsumen namun di satu sisi terbentur modal, maka itulah waktunya usaha tersebut bisa mendapat pinjaman modal.

"Kalau dalam 1 bulan dengan modal anda, anda bisa memberangkatkan 10 orang, dan ternyata banyak orang yang senang sehingga anda harus menolak orang lain karena tak ada modal, itu saatnya ada harus pinjam modal sehingga anda tidak perlu menolak orang-orang yang pernah anda tolak," paparnya.

Dahlan mengatakan, untuk meminjam modal bukanlah sesuatu yang diharamkan, dan tabu. Bagi seorang pengusaha, hendaknya tidak takut untuk meminjam modal.

"Jangan menganggap pinjaman itu jelek. Anda punya pinjaman, berarti anda punya kewajiban untuk mengembalikan," pungkasnya.

(zul/hen)

00.43 | 0 komentar | Read More

Perjuangan Panjang Muslim di Thailand untuk Dapatkan Label Makanan Halal




Bangkok - Bagi kaum muslim di Indonesia, tidaklah susah untuk menemukan makanan yang telah dijamin kehalalannya, mengingat negeri dengan ibukota Jakarta ini merupakan negeri dengan populasi muslim terbesar di dunia. Namun bagi muslim di Thailand yang merupakan minoritas, jalan terjal harus ditempuh. Tapi siapa sangka, belakangan muslim di Thailand malah 'memimpin' untuk persoalan label halal dibanding dengan negara tetangga.

Berdasarkan data sensus terakhir yang diadakan pada 2010, muslim di Thailand hanya berjumlah 4,6 persen. Negeri yang terkenal dengan aneka suguhan wisatanya ini memang didominasi oleh pemeluk agama Budha yang jumlahnya mencapai 94,6 persen. Sisanya merupakan pemeluk kristiani (0,7 persen) dan pemeluk keyakinan dan kepercayaan lain.

Besarnya pemeluk non muslim membuat peredaran daging babi dan zat atau enzim yang menjadi turunannya, angkanya begitu tinggi. Hal ini memunculkan persoalan bagi muslim di Thailand, karena mereka harus sangat hati-hati untuk memilih makanan yang benar-benar halal. Sampai akhirnya pada tahun 1995, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Chulongkorn University, membangun sebuah penelitian yang khusus bertujuan untuk membedakan mana makanan yang halal dan yang haram. Program dengan nama 'The Halal Science Center' ini digagas oleh Prof Winai Dahlan.

"Di negara muslim yang jumlahnya besar seperti milik Anda (Indonesia), akan merasa sangat aman soal perkara halal dan haram. Namun bagi kami yang tinggal di negara non muslim, kami harus sangat hati-hati," ujar Winai yang merupakan cucu dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan ini, Rabu (27/2/2013).

Kepada rombongan wartawan dari Indonesia yang mengikuti program Media Familirization in Thailand, Winai mengatakan muslim Thailand sering kali dihadapkan pada makanan yang kandungan zatnya dalam kategori meragukan. Hal itulah, yang memicunya untuk membentuk 'The Halal Science Center'.

"Persoalannya pada zat yang meragukan. Kalau memang zat yang jelas halal, atau jelas haram itu bukan masalah. Ulama juga hanya bisa bilang, mana yang halal, mereka tidak bisa mendalami lebih jauh mengenai kandungan zat atau enzim. Di sinilah peran ilmuwan diperlukan," ujar Winai.

Pria berusia 60 tahun ini mencontohkan, pada era tahun 1990-an adanya enzim dari babi yang tercampur dalam sejumlah bahan mentah yang ada di Thailand. Setelah para peneliti dari 'The Halal Science Center' melakukan penelitian dan menyerahkan hasilnya ke majelis Islam tingkat pusat di Thailand, dilakukanlah pemberian label halal.

Belakangan, metode pemberian label halal yang digawangi oleh The Halal Science Center ini, malah menyita perhatian negara lain, yang mayoritas beragama Islam. Pasalnya, 'The Halal Science Center' mengembangkan pelabelan dengan pendekatan teknologi.

Salah satu contohnya, 'The Halal Science Center' menerapkan aplikasi scanning barcode, yang bisa dilakukan warga menggunakan tablet ataupun smartphone. Jadi, pihak 'The Halal Science Center' menyediakan software gratis untuk pemindaian label yang bisa didownload oleh siapapun.

Setelah dilakukan pemindaian, maka nanti di gadget akan muncul profil dari makanan terkait. Mulai dari siapa produsennya, batas akhir waktu konsumsi dan tentunya kepastian kehalalannya. Dengan teknologi ini, maka menutup ruang terjadinya penipuan.

Pada tahun 2006, Malaysia langsung melalui perdana menterinya Abdullah Ahmad Badawi memberi anugerah 'Best Innovation in Halal Industry' kepada 'The Halal Science Center'. Pada tahun 2009, penghargaan serupa didapatkan dari Filipina. Lalu di 2011, Malaysia kembali memberi penghargaan dengan titel 'Halal Research Summit'.

"Target kami, ya biar kami merupakan minoritas kami bisa memimpin dalam teknologi produk halal," ujar Winai.

(fjr/rmd)







00.35 | 0 komentar | Read More

Empat Laga Krusial MU Menuju Treble Winners


MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Manchester United (MU), Danny Welbeck, menilai empat pertandingan Setan Merah di Old Trafford dalam beberapa pekan ke depan sangat krusial bagi timnya untuk mewujudkan treble winners musim ini.

Hingga pekan ke-27 Premier League, MU masih di puncak klasemen dan unggul 12 angka dari pesaing terdekat, Manchester City. Di partai selanjutnya, MU akan menjamu Norwich City, Sabtu (2/3/2013). Sementara, pada Liga Champions, Welbeck dan kawan-kawan akan melakoni leg kedua di Old Trafford kontra Real Madrid, Selasa (5/3/2013).

Di Piala FA, MU akan menunggu pemenang antara Chelsea dan Middlesbrough yang baru akan melakoni laga putaran kelima akhir pekan ini. Pertandigan putaran keenam sendiri nantinya juga akan berlangsung di Old Trafford, Minggu (10/3/2013).

"Pelatih dan stafnya tetap menegaskan bahwa pertandingan selanjutnya adalah laga sangat penting. Aku pikir seluruh pemain sudah siap dan kami semua mempunyai mentalitas yang sama untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kami memerlukan kemenangan untuk menjaga momentum," ujar Welbeck.

"Ketika menghadapi Real Madrid, kami akan melihat apa yang akan terjadi. Ini akan menjadi baik, karena kami tidak harus melakukan perjalanan (keluar kandang) pada empat pertandingan selanjutnya dan kami akan mencoba untuk meraih kemenangan di setiap laga," tambahnya.

"Semua kredit diberikan untuk skuad karena setiap pemain telah berjuang untuk tempat mereka. Mereka ingin menuju ke lapangan untuk memberikan kemampuan terbaik di setiap kompetisi musim ini. Kami masih berada di tiga kompetisi dan kami sudah berada di akhir musim," katanya lagi.

MU sukses meraih tiga gelar (Piala FA, Premier League dan Liga Champions) pada 1999. Pelatih MU, Sir Alex Ferguson, beberapa waktu lalu pun berharap Wayne Rooney dan kawan-kawan bisa kembali meraih kesuksesan tersebut musim ini.

"Kami sangat berharap bisa mengambil keuntungan dari hal ini (lebih banyak bermain di kandang)," kata Ferguson.


00.21 | 0 komentar | Read More

Dicela, D'Masiv Kian Semangat Tampil di Java Jazz  


TEMPO.CO, Jakarta-Grup Band D'Masiv menyadari banyak orang memandang sebelah mata keterlibatan mereka dalam perhelatan musik tahunan Java Jazz Festival 2013, yang akan digelar 1-3 Maret mendatang. Apalagi selama ini D'Masiv dikenal sebagai band pop-rock yang kerap membawakan lagu-lagu mellow.


Namun hal itu justru dijadikan D'Masiv sebagai pelecut semangat mereka untuk tampil sebaik mungkin. "Ada yang mendukung, tapi ada juga yang mencela kami. Tapi itu kami jadikan semangat saja," kata vokalis D'Masiv, Rian, saat ditemui di sela latihan bandnya di Musica Studio, Selasa, 26 Februari 2013.


Menurut Rian, bandnya ekstrakerja keras mempersiapkan penampilan di Java Jazz 2013. Tak hanya berlatih musik lebih intensif, D'Masiv juga mempersiapkan aksi panggung khusus. Kostum yang akan mereka gunakan untuk Java Jazz pun dibuat lebih spesial dan berbeda dibanding biasanya.


"Kami pasti akan kasih aksi panggung kejutan. Tapi seperti apa persisnya, lihat nanti. Yang jelas penampilan kami nanti berbeda dari biasanya. Namanya saja "D'Masiv Jazz Project". Semuanya harus menyesuaikan, dong," kata Rian.


Setelah mengaransemen ulang sejumlah lagu mereka menjadi jazz, D'Masiv mengaku ketagihan. Kata Rian, mereka tak menutup kemungkinan membawakan lagu-lagu jazz, kelar Java Jazz 2013 nantinya. "Itu sih tergantung permintaan saja, hehe.." ujarnya.


ISMA SAVITRI


00.17 | 0 komentar | Read More

IM2 Boyong e-Money Rasa Lokal ke Barcelona



Jakarta - Meski tengah tersandung kasus hukum setelah dituding menyalahgunakan frekuensi 3G, PT Indosat Mega Media (IM2) rupanya turut meramaikan Mobile World Congress 2013 yang diselenggarakan oleh GSM Assosiation (GSMA) di Barcelona, Spanyol.

Tak cuma sekadar 'pemanis', di acara tersebut IM2 pun coba menjajakan tiga platform jasa yang dibuat oleh tim IM2 yaitu e-Money, Mobile Advertising, dan e-Commerce bersama dengan Qatar Telecom (QTel) Group.

IM2 yang sejak tahun 2012 ditetapkan sebagai pusat inovasi dan inkubasi bisnis Indosat Group, sudah mulai melakukan pengembangan teknologi untuk jasa terkait dengan bisnis Over The Top (OTT) ataupun Digital Services.

"Melalui keikutsertaan di event ini, IM2 mencoba membawa produk-produk lokal untuk menembus pasar internasional dengan menawarkan platform-platform jasa andalannya. Sehingga Indonesia tidak hanya sebagai konsumen teknologi tetapi juga akan dikenal sebagai produsen teknologi," ujar Ridwan F. Karsa, Direktur Utama IM2, dalam keterangannya.

Dengan jumlah pengguna selular yang sudah melebihi jumlah penduduk Indonesia, maka ponsel dan perangkat mobile lainnya akan semakin menjadi pusat dari kegiatan berbagai ekosistem bisnis masa depan, seperti transaksi keuangan, game, iklan, social media, messaging, telemetri, layanan kesehatan, e-commerce, dan lainnya.

Penggunaan teknologi mobile ke berbagai bidang tersebut mempopulerkan beberapa istilah dalam bisnis telekomunikasi, antara lain seperti Over The Top (OTT) dan Digital Services. Kedua istilah ini digunakan untuk layanan aplikasi yang berjalan di atas jaringan telekomunikasi.

Platform e-Money yang dipamerkan IM2 di MWC 2013 ini diklaim menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk aktivasi ratusan online game (voucher) dan berbagai konten digital lainnya.

Sementara Platform Mobile Advertising dengan brand Iklan Store disebut-sebut memberikan kemudahan bagi Agency dan Advertiser untuk mengelola campaign ke berbagai mobile channel.

Platform jasa e-Commerce yang dipamerkan saat ini digunakan pada TokoOn.com, yang menyediakan toko online gratis terintegrasi dengan sistem pembayaran, seperti ATM, Mobile Money (Dompetku), dan credit card dan sistem pengiriman barang.

Ooredoo

Qtel Group juga memanfaatkan keikutsertaan mereka di ajang Mobile World Congress ini untuk mengumumkan perubahan merek (brand) menjadi Ooredoo.

Jadi mulai saat diumumkan yaitu tanggal 25 Februari malam efektif perusahaan induk akan dikenal dengan Ooredoo, dan secara bertahap akan terintegrasi ke dalam nama anak perusahaan di bawah grup.

Bahkan dalam kuartal II tahun ini beberapa anak perusahaan yang berada di Timur Tengah dan Afrika Utara, akan mengadopsi nama ini sebagai brand mereka.

Lainnya akan mengadopsi merek baru ini sesuai dengan kondisi lokal masing-masing perusahaan selama tahun 2013 dan 2014. Pengumuman dilakukan oleh Komisaris Utama Ooredoo, H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al-Thani, yang juga adalah Komisaris Utama Indosat.

Ooredoo merupakan kata dalam bahasa arab yang berarti 'saya ingin', dan telah dipilih untuk merefleksikan aspirasi pelanggan dan keinginan kita untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menstimulasikan pertumbuhan bagi komunitas yang berada di wilayah operasional grup.

( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

00.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger